Gelar Pesta Pergantian Tahun, Warga Kaltim Siap-siap Didenda Rp 1 Juta

Kompas.com - 26/12/2020, 18:14 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor. Dok. Biro Humas Pemprov KaltimGubernur Kaltim Isran Noor.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengeluarkan surat edaran melarang keras adanya pesta atau kegiatan yang menimbulkan kerumunan orang saat malam pergantian Tahun Baru 2021.

Selain larangan pesta, warga juga dilarang menggunakan petasan, kembang api atau sejenisnya.

Begitu juga acara mabuk-mabukan dengan minuman keras.

"Dilarang ada pesta atau perayaan tahun baru dan sejenisnya baik dalam ruang maupun di luar ruangan. Jika melanggar diberi sanksi," ungkap Kepala Biro Kesra Setprov Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat dikonfirmasi, Sabtu (26/12/2020).

Baca juga: Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran Tutup Saat Malam Natal dan Pergantian Tahun

Dalam SE Nomor: 440/7874/0641-II/B.Kesra tentang Anjuran Pelaksanaan Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021, setiap orang, yang melanggar dikenakan sanksi sesuai Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 48 Tahun 2020 dan peraturan perundang-undangan lainnya.

Sanksi jika merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Setiap perorangan yang melanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi administratif berupa teguran lisan atau teguran tertulis dan membersihkan fasilitas umum dengan mengenakan rompi atau denda administratif sebesar Rp100.000.

Baca juga: Malam Pergantian Tahun, Jalur Puncak Ditutup dari Arah Cianjur dan Bogor Mulai Pukul 18.00 WIB

Sementara sanksi bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, penanggungjawab tempat dan fasilitas umum berupa hotel yang melanggar protokol kesehatan akan disanksi teguran serta denda administratif sebesar Rp1 juta, penghentian sementara kegiatan atau pencabutan izin usaha.

Untuk itu, masyarakat, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat umum diminta taat dengan protokol kesehatan Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Pembajakan Film 'Keluarga Cemara' di 'Website' Duniafilm21, Visinema Mengaku Rugi hingga Rp 3 M

Sidang Kasus Pembajakan Film "Keluarga Cemara" di "Website" Duniafilm21, Visinema Mengaku Rugi hingga Rp 3 M

Regional
Tahu goreng Isi 50 Paket Ganja Kering Nyaris Masuk Lapas di Malang, Ini Penjelasan Petugas

Tahu goreng Isi 50 Paket Ganja Kering Nyaris Masuk Lapas di Malang, Ini Penjelasan Petugas

Regional
Kasus Penganiayaan Anggota TNI, Polres Bulukumba Tetapkan 2 Tersangka

Kasus Penganiayaan Anggota TNI, Polres Bulukumba Tetapkan 2 Tersangka

Regional
Covid-19 Lewati 1 Juta Kasus, Menkes: Libur Panjang Kasus Aktif Naik 40 Persen

Covid-19 Lewati 1 Juta Kasus, Menkes: Libur Panjang Kasus Aktif Naik 40 Persen

Regional
Pemkab Karawang Sediakan 4 Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Pemkab Karawang Sediakan 4 Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Regional
Masuk Rekor Muri, 3.300 Orang Divaksin Massal di Yogyakarta

Masuk Rekor Muri, 3.300 Orang Divaksin Massal di Yogyakarta

Regional
Gubernur NTB: Meski Sudah Divaksin, Protokol Kesehatan 5M Tak Boleh Diabaikan

Gubernur NTB: Meski Sudah Divaksin, Protokol Kesehatan 5M Tak Boleh Diabaikan

Regional
Bupati Bogor: Pak Wabup Bukan Gagal Divaksin, hanya Ditunda, Warga Jangan Takut...

Bupati Bogor: Pak Wabup Bukan Gagal Divaksin, hanya Ditunda, Warga Jangan Takut...

Regional
Sebar Hoaks Vaksin Covid-19 Bisa Hancurkan Rakyat Indonesia, Pelaku: Awalnya dari Komentar di Medsos

Sebar Hoaks Vaksin Covid-19 Bisa Hancurkan Rakyat Indonesia, Pelaku: Awalnya dari Komentar di Medsos

Regional
Suami Ditangkap Polisi karena Pukul Istri Saat Dibangunkan Tidur Siang

Suami Ditangkap Polisi karena Pukul Istri Saat Dibangunkan Tidur Siang

Regional
Viral Video Perundungan di Sebuah Hotel di Banjarmasin, Pelaku dan Korban Perempuan

Viral Video Perundungan di Sebuah Hotel di Banjarmasin, Pelaku dan Korban Perempuan

Regional
Kronologi Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa di Parit Sawah, Korban dan Pelaku Sempat Ngopi-ngopi

Kronologi Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa di Parit Sawah, Korban dan Pelaku Sempat Ngopi-ngopi

Regional
Fakta Syuting 'Ikatan Cinta' yang Timbulkan Kerumunan, Dipasang Penghalang hingga Warga Dibubarkan

Fakta Syuting "Ikatan Cinta" yang Timbulkan Kerumunan, Dipasang Penghalang hingga Warga Dibubarkan

Regional
Gubernur Kalsel Rasakan Kantuk Usai Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Gubernur Kalsel Rasakan Kantuk Usai Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Regional
Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun Berkali-kali, Pria Ini Diserahkan Warga ke Polisi

Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun Berkali-kali, Pria Ini Diserahkan Warga ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X