Ledakan Kapal Tunda di Samarinda, 1 Pekerja Tewas, Lainnya Terluka

Kompas.com - 08/12/2020, 18:08 WIB
Polisi saat menuju kapal tunda usai ledakan terjadi di kawasan dermaga atau galangan milik PT Agus Suta Line (ASL) Jalan Sungai Lais, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (7/12/2020). Istimewa. Polisi saat menuju kapal tunda usai ledakan terjadi di kawasan dermaga atau galangan milik PT Agus Suta Line (ASL) Jalan Sungai Lais, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (7/12/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Seorang pekerja kapal tunda (tugboat) bernama Azis (55) tewas setelah terjadi ledakan di kapal tersebut, Senin (7/12/2020).

Ledakan terjadi di kawasan dermaga atau galangan milik PT Agus Suta Line (ASL) Jalan Sungai Lais, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Saat terjadi ledakan, korban sedang bekerja di kapal tersebut. Korban lain bernama Kodrat (50) mengalami luka-luka dari peristiwa tersebut.

Baca juga: Ambulans Laut di Karimun Kepri Meledak, Dua Orang Terluka

“Kodrat terlempar sekira 2 meter dari titik ledakan sedangkan saudara Azis terlempar di sekitar lokasi ledakan,” ungkap Kasat Polair Polresta Samarinda AKP Iwan Pamuji saat dihubungi, Selasa (8/12/2020).

Menurut keterangan dua saksi, Salman (60) dan Kusdianto (57), saat terjadi ledakan keduanya langsung bergerak cepat mengambil alat pemadam api ringan serta selang air.

“Saksi pun menyemprotkan apar tersebut ke titik sumber ledakan diduga ledakan tersebut berasal dari cutting torch atau alat blender pemotong pelat,” terang Iwan.

Baca juga: Gegara Aki Meledak, 75 Rumah di Sumbawa Ludes Terbakar

Saat ini polisi masih mengidentifikasi penyebab ledakan tersebut. Polisi mengamankan alat cutting torch, selang oksigen dan stang las serta kawat las.

“Untuk korban yang meninggal kita bawa ke RSUD Abdul Wahab Syaharie dan korban terluka di bawa ke Rumah Sakit Dirgahayu,” sebut Iwan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun Berkali-kali, Pria Ini Diserahkan Warga ke Polisi

Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun Berkali-kali, Pria Ini Diserahkan Warga ke Polisi

Regional
438 Nakes di Kepri Batal Divaksinasi Covid-19 Tahap 1

438 Nakes di Kepri Batal Divaksinasi Covid-19 Tahap 1

Regional
Tepergok Jualan Miras di Medsos, Wanita Penjual Jamu di Tasikmalaya Ditangkap

Tepergok Jualan Miras di Medsos, Wanita Penjual Jamu di Tasikmalaya Ditangkap

Regional
Menteri Sandiaga Ajak Pelaku Usaha hingga Ekspatriat Bekerja dari Bali, Ini Alasannya...

Menteri Sandiaga Ajak Pelaku Usaha hingga Ekspatriat Bekerja dari Bali, Ini Alasannya...

Regional
Detik-detik Linan Temukan Ayah, Ibu, dan Adiknya Tewas Usai Tahlilan di Dalam Rumah

Detik-detik Linan Temukan Ayah, Ibu, dan Adiknya Tewas Usai Tahlilan di Dalam Rumah

Regional
Pengakuan Pegawai Honorer Pemprov Kalbar yang Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia

Pengakuan Pegawai Honorer Pemprov Kalbar yang Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia

Regional
Ada Kerumunan Saat Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta', Bupati Ade Yasin Singgung KPI

Ada Kerumunan Saat Syuting Sinetron "Ikatan Cinta", Bupati Ade Yasin Singgung KPI

Regional
Tangis Haru Keluarga Pecah Saat Hakim Putuskan 5 Perusak Mobil Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja Tidak Ditahan

Tangis Haru Keluarga Pecah Saat Hakim Putuskan 5 Perusak Mobil Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja Tidak Ditahan

Regional
Fakta Pencurian Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara, Tak Ada CCTV, Pakaian Adat hingga Samurai Ikut Hilang

Fakta Pencurian Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara, Tak Ada CCTV, Pakaian Adat hingga Samurai Ikut Hilang

Regional
18 Penumpang Pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar Bawa Surat Rapid Test Palsu

18 Penumpang Pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar Bawa Surat Rapid Test Palsu

Regional
Kapolres Bogor Janji Cek Kerumunan Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta', Kru Diminta Pasang Pagar Penghalang

Kapolres Bogor Janji Cek Kerumunan Syuting Sinetron "Ikatan Cinta", Kru Diminta Pasang Pagar Penghalang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2021

Regional
Gubernur Sumsel: Saya Baik-baik Saja Setelah Disuntik, Jangan Lagi Ada Hoaks Soal Vaksin

Gubernur Sumsel: Saya Baik-baik Saja Setelah Disuntik, Jangan Lagi Ada Hoaks Soal Vaksin

Regional
Tak Terdampak Hujan Abu, 241 Warga Tlogolele Boyolali Bertahan di Pengungsian

Tak Terdampak Hujan Abu, 241 Warga Tlogolele Boyolali Bertahan di Pengungsian

Regional
Viral, Foto Perempuan Menangis Dapati Kucingnya Tinggal Kepala di Dalam Karung

Viral, Foto Perempuan Menangis Dapati Kucingnya Tinggal Kepala di Dalam Karung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X