Gubernur Kaltim Bakal Keluarkan Surat Edaran Larangan Orang Berkumpul

Kompas.com - 23/11/2020, 15:04 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat menghadiri Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Alam di Balikpapan, Kaltim, Jumat (20/11/2020). Dok. Biro Humas Pemprov Kaltim Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat menghadiri Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Alam di Balikpapan, Kaltim, Jumat (20/11/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor akan menerbitkan surat edaran mengatur pelarangan keramaian.

Isran menjelaskan surat edaran tersebut sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Dalam Negeri yang bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19.

Dikatakannya, semua kepala daerah sudah mendapat instruksi dari Menteri Dalam Negeri akan hal tersebut.

Baca juga: Gubernur Kaltim Buat Laporan Polisi Terkait Surat Palsu Permintaan Bantuan Pilkada

Dia meminta seluruh bupati dan wali kota di Kaltim agar mengikuti arahan tersebut dengan tidak memberi izin keramaian.

“Itu jadi pedoman yang harus ditaati. Saya akan bikin edaran larang orang-orang berkumpul,” ungkap Isran Noor kutip dari rilis resmi pemprov, Senin (23/11/2020).

 

Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak pelarangan adanya keramaian bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Perintah dari Mabes Polri sudah jelas. Tidak ada izin untuk keramaian,” tegasnya.

Baca juga: Beredar Surat Palsu Gubernur Kaltim Minta Sumbangan Pengamanan Pilkada, Humas: Kami Lapor Polisi

Perintah tersebut, kata Herry, sudah dikoordinasikan dengan Gubernur Kaltim dan Pangdam VI Mulawarman.

“Tidak ada izin karena itu sangat berpotensi penularan Covid-19,” tutur dia.

Arahan Mabes Polri dan Mendagri, lanjutnya, sejalan dengan menciptakan situasi aman dan damai di tengah pandemi Covid-19 dan jelang pencoblosan pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bogor: Pak Wabup Bukan Gagal Divaksin, hanya Ditunda, Warga Jangan Takut...

Bupati Bogor: Pak Wabup Bukan Gagal Divaksin, hanya Ditunda, Warga Jangan Takut...

Regional
Sebar Hoaks Vaksin Covid-19 Bisa Hancurkan Rakyat Indonesia, Pelaku: Awalnya dari Komentar di Medsos

Sebar Hoaks Vaksin Covid-19 Bisa Hancurkan Rakyat Indonesia, Pelaku: Awalnya dari Komentar di Medsos

Regional
Suami Ditangkap Polisi karena Pukul Istri Saat Dibangunkan Tidur Siang

Suami Ditangkap Polisi karena Pukul Istri Saat Dibangunkan Tidur Siang

Regional
Viral Video Perundungan di Sebuah Hotel di Banjarmasin, Pelaku dan Korban Perempuan

Viral Video Perundungan di Sebuah Hotel di Banjarmasin, Pelaku dan Korban Perempuan

Regional
Kronologi Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa di Parit Sawah, Korban dan Pelaku Sempat Ngopi-ngopi

Kronologi Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa di Parit Sawah, Korban dan Pelaku Sempat Ngopi-ngopi

Regional
Fakta Syuting 'Ikatan Cinta' yang Timbulkan Kerumunan, Dipasang Penghalang hingga Warga Dibubarkan

Fakta Syuting "Ikatan Cinta" yang Timbulkan Kerumunan, Dipasang Penghalang hingga Warga Dibubarkan

Regional
Gubernur Kalsel Rasakan Kantuk Usai Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Gubernur Kalsel Rasakan Kantuk Usai Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Regional
Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun Berkali-kali, Pria Ini Diserahkan Warga ke Polisi

Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun Berkali-kali, Pria Ini Diserahkan Warga ke Polisi

Regional
438 Nakes di Kepri Batal Divaksinasi Covid-19 Tahap 1

438 Nakes di Kepri Batal Divaksinasi Covid-19 Tahap 1

Regional
Tepergok Jualan Miras di Medsos, Wanita Penjual Jamu di Tasikmalaya Ditangkap

Tepergok Jualan Miras di Medsos, Wanita Penjual Jamu di Tasikmalaya Ditangkap

Regional
Menteri Sandiaga Ajak Pelaku Usaha hingga Ekspatriat Bekerja dari Bali, Ini Alasannya...

Menteri Sandiaga Ajak Pelaku Usaha hingga Ekspatriat Bekerja dari Bali, Ini Alasannya...

Regional
Detik-detik Linan Temukan Ayah, Ibu, dan Adiknya Tewas Usai Tahlilan di Dalam Rumah

Detik-detik Linan Temukan Ayah, Ibu, dan Adiknya Tewas Usai Tahlilan di Dalam Rumah

Regional
Pengakuan Pegawai Honorer Pemprov Kalbar yang Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia

Pengakuan Pegawai Honorer Pemprov Kalbar yang Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia

Regional
Ada Kerumunan Saat Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta', Bupati Ade Yasin Singgung KPI

Ada Kerumunan Saat Syuting Sinetron "Ikatan Cinta", Bupati Ade Yasin Singgung KPI

Regional
Tangis Haru Keluarga Pecah Saat Hakim Putuskan 5 Perusak Mobil Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja Tidak Ditahan

Tangis Haru Keluarga Pecah Saat Hakim Putuskan 5 Perusak Mobil Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja Tidak Ditahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X