Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kaltim Capai 81,2 Persen

Kompas.com - 04/11/2020, 14:37 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Padilah Mante Runa saat diwawancara awak media di Samarinda, Selasa (3/11/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Padilah Mante Runa saat diwawancara awak media di Samarinda, Selasa (3/11/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur ( Kaltim) dr Padilah Mante Runa mengatakan, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 meningkat sejak sebulan terakhir.

Persentase kesembuhan saat ini mencapai 81,2 persen dari bulan lalu pada kisaran 70 persen.

“Sejak Oktober lalu angka kasus positif di Kaltim sangat tinggi. Hal tersebut berkorelasi dengan intensitas tracing kasus yang meningkat. Tapi sekarang tracing lancar, sembuh juga tinggi,” ungkap Padilah saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Pemprov Kaltim Larang ASN Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

Selain tingkat sembuh meningkat, angka kematian di Kaltim juga mulai menurun sejak sebulan terakhir dari 4,5 persen turun jadi 3,4 persen.

Total pasien Covid-19 di Kaltim per Selasa (3/11/2020) sebanyak 14.497 orang, 11.775 di antaranya sudah sembuh, 2.229 pasien masih dirawat dan 493 orang meninggal dunia.

“Karena itu tren kita sudah melandai,” tutur Padilah.

Lebih jauh, Padilah menambahkan, pihaknya tetap masif melakukan tracing dan testing guna memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Testing kita terbanyak peringkat kedua di Indonesia,” katanya.

Baca juga: Tingkat Kesembuhan Tinggi, Kota Ambon Kembali ke Zona Oranye

Menurut standar World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia, testing disarankan minimal 1.000 orang dalam satu pekan dari satu juta penduduk.

Tapi di Kaltim bisa mencapai 480 orang per hari. Artinya, dalam satu bulan mencapai 3.360 testing.

“Kita hampir tiga kali lipat dari standar WHO,” jelas dia.

Untuk itu, dirinya meminta kepada masyarakat punya kesadaran yang sama, kooperatif terhadap tracing dan testing guna pemutusan penularan Covid-19.

“Bagi yang merasakan gejala mirip Covid-19 seperti batuk, demam, flu atau merasa pernah kontak erat dengan pasien positif segera melapor bisa ke puskesmas terdekat,” imbau dia.

Hal ini agar upaya pemutusan penularan Covid-19 bisa ditangani bersama.

Sebab, akan menjadi sia-sia jika masyarakat tidak mendukung upaya baik ini.

Padilah juga mengingatkan masyarakat patuh dengan program 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak agar terhindar dari penularan Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Linan Temukan Ayah, Ibu, dan Adiknya Tewas di Dalam Kamar

Detik-detik Linan Temukan Ayah, Ibu, dan Adiknya Tewas di Dalam Kamar

Regional
Pengakuan Pegawai Honorer Pemprov Kalbar yang Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia

Pengakuan Pegawai Honorer Pemprov Kalbar yang Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia

Regional
Ada Kerumunan Saat Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta', Bupati Ade Yasin Singgung KPI

Ada Kerumunan Saat Syuting Sinetron "Ikatan Cinta", Bupati Ade Yasin Singgung KPI

Regional
Tangis Haru Keluarga Pecah Saat Hakim Putuskan 5 Perusak Mobil Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja Tidak Ditahan

Tangis Haru Keluarga Pecah Saat Hakim Putuskan 5 Perusak Mobil Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja Tidak Ditahan

Regional
Fakta Pencurian Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara, Tak Ada CCTV, Pakaian Adat hingga Samurai Ikut Hilang

Fakta Pencurian Benda Antik di Museum Sulawesi Tenggara, Tak Ada CCTV, Pakaian Adat hingga Samurai Ikut Hilang

Regional
18 Penumpang Pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar Bawa Surat Rapid Test Palsu

18 Penumpang Pesawat di Bandara Hasanuddin Makassar Bawa Surat Rapid Test Palsu

Regional
Kapolres Bogor Janji Cek Kerumunan Syuting Sinetron 'Ikatan Cinta', Kru Diminta Pasang Pagar Penghalang

Kapolres Bogor Janji Cek Kerumunan Syuting Sinetron "Ikatan Cinta", Kru Diminta Pasang Pagar Penghalang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2021

Regional
Gubernur Sumsel: Saya Baik-baik Saja Setelah Disuntik, Jangan Lagi Ada Hoaks Soal Vaksin

Gubernur Sumsel: Saya Baik-baik Saja Setelah Disuntik, Jangan Lagi Ada Hoaks Soal Vaksin

Regional
Tak Terdampak Hujan Abu, 241 Warga Tlogolele Boyolali Bertahan di Pengungsian

Tak Terdampak Hujan Abu, 241 Warga Tlogolele Boyolali Bertahan di Pengungsian

Regional
Viral, Foto Perempuan Menangis Dapati Kucingnya Tinggal Kepala di Dalam Karung

Viral, Foto Perempuan Menangis Dapati Kucingnya Tinggal Kepala di Dalam Karung

Regional
Ditangkap, Wanita Muda yang Jual Miras di Medsos Pakai Foto Selfie

Ditangkap, Wanita Muda yang Jual Miras di Medsos Pakai Foto Selfie

Regional
Fakta Pegawai Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Minimarket di Banten, Mengaku untuk Bayar Utang

Fakta Pegawai Curi Uang di Brankas Lalu Bakar Minimarket di Banten, Mengaku untuk Bayar Utang

Regional
Celana Dalam Selingkuhan Jadi Barang Bukti Kasus Perzinaan Oknum Anggota DPRD di Maluku

Celana Dalam Selingkuhan Jadi Barang Bukti Kasus Perzinaan Oknum Anggota DPRD di Maluku

Regional
Wali Kota, Pejabat, hingga Tokoh Agama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kota Kediri

Wali Kota, Pejabat, hingga Tokoh Agama Disuntik Vaksin Covid-19 di Kota Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X