5 Wartawan yang Dianiaya Oknum Polisi Saat Liput Demo di Samarinda Lapor ke Propam

Kompas.com - 10/10/2020, 22:23 WIB
Tim hukum lima wartawan dari Jaringan Advokasi Masyarakat (JAM) Borneo bersama perwakilan AJI dan PWI Kaltim usai menyerahkan laporan ke Propam Polresta Samarinda, Sabtu (10/10/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONTim hukum lima wartawan dari Jaringan Advokasi Masyarakat (JAM) Borneo bersama perwakilan AJI dan PWI Kaltim usai menyerahkan laporan ke Propam Polresta Samarinda, Sabtu (10/10/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Lima wartawan yang mengalami kekerasan fisik dan tindakan intimidasi oleh oknum polisi melapor ke Propam Polresta Samarinda, Sabtu (10/10/2020).

Didampingi AJI dan PWI Kaltim, kelima wartawan tiba di Mapolresta Samarinda bersama penasihat hukum dari Jaringan Advokasi Masyarakat (JAM) Kaltim sekitar pukul 15.00 Wita.

Laporan diajukan setelah kelimanya mendapat perlakukan tak mengenakan saat meliput demo penolakan UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020) malam.

Mereka adalah Samuel Gading (Lensa Borneo), Mangir (Disway Kaltim), Riski (Kalimantan TV), Yuda Almeiro (IDN Time), dan Faishal Alwan Yasir (Koran Kaltim).

“Laporan kami tujuhkan ke Propam, karena memang menangani bagi oknum kepolisian ketika misalnya melanggar kode etik dan pidana umum,” ungkap pengacara lima wartawan, Sabir Ibrahim kepada Kompas.com di Mapolresta Samarinda, Sabtu.

Baca juga: Liputan Demo Tolak UU Cipta Kerja, 5 Wartawan di Samarinda Dianiaya

Menurut Sabir, pasal yang digunakan dalam kasus ini yakni Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers juncto Pasal 335 Ayat 1 KHUP tentang kekerasan dan juncto Pasal 351 Ayat 1 KHUP tentang penganiayaan.

“Dari cerita kronologis korban memang ada dugaan penganiayaan. Terbukti atau tidak, nanti kita lihat dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian,” terang dia.

Sabir mengaku, para korban telah menyiapkan bukti berupa gambar dan beberapa video atas kekerasan tersebut.

“Nanti waktu pemeriksaan akan dilampirkan satu per satu bukti. Karena lima korban ini kejadiannya berbeda-beda. Ada yang diinjak kakinya, dilarang mengambil gambar, ada juga yang dijambak rambutnya,” jelas dia.

Sementara itu, Kasi Propam Polresta Samarinda, Ipda Ribut mengaku sudah menerima laporan tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Regional
Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Regional
Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Regional
Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Regional
Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Regional
Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Regional
Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Regional
Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Regional
Sebanyak 106 Santri di Sleman Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Sebanyak 106 Santri di Sleman Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Regional
Video Viral 2 Orang Berbaju Hazmat Antarkan Pengantin dengan Ambulans

Video Viral 2 Orang Berbaju Hazmat Antarkan Pengantin dengan Ambulans

Regional
Terkait Siswa SMK Nikahi 2 Gadis di Bawah Umur, KUA: Warga Tak Laporkan Pernikahan Itu

Terkait Siswa SMK Nikahi 2 Gadis di Bawah Umur, KUA: Warga Tak Laporkan Pernikahan Itu

Regional
Sungai Bengawan Solo di Blora Menghitam, PDAM Blora Berhenti Suplai Air 2 Hari

Sungai Bengawan Solo di Blora Menghitam, PDAM Blora Berhenti Suplai Air 2 Hari

Regional
Cari Kayu Bakar, Warga Temukan Bayi Perempuan Tak Berpakaian di Tengah Sawah

Cari Kayu Bakar, Warga Temukan Bayi Perempuan Tak Berpakaian di Tengah Sawah

Regional
Kemaluannya Dipegang, Nenek 70 Tahun Hajar Pria Mabuk

Kemaluannya Dipegang, Nenek 70 Tahun Hajar Pria Mabuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X