Positif Covid-19, Wagub Kaltim: Jemur Tiap Pagi, Anak-anak Rapid Test Semua Non-reaktif

Kompas.com - 17/07/2020, 17:33 WIB
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, saat berjemur pagi di kediamannya di Samarinda, Kaltim, Jumat (17/7/2020). HO/Hadi Mulyadi Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, saat berjemur pagi di kediamannya di Samarinda, Kaltim, Jumat (17/7/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Sejak dinyatakan positif Covid-19, keluarga Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, juga menjalani pemeriksaan Covid-19.

Hadi mengatakan semua anak-anak dan orang yang tinggal dengannya di rumah sudah rapid test dan hasilnya non-reaktif.

“Alhamdulillah, anak-anak kami sudah jalani rapid tes, hasilnya negatif (non-reaktif). Kami imbau masyarakat Kaltim jaga kesehatan dan waspada virus corona,” ungkap saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/7/2020).

Baca juga: Wagub Kaltim Minta Semua Orang yang Kontak Erat Dengannya Periksa Diri

Hadi mengatakan, sejak ditetapkan terkonfirmasi positif Covid-19, pada Rabu (15/7/2020), kondisinya kini baik saja.

Dia rutin berjemur setiap pagi dan olahraga.

“Alhamdulillah hari ketiga pasca-swab saya positif, saya dalam keadaan sehat walafiat. Tadi pagi saya berjemur sesuai anjuran dokter dan ahli kesehatan,” terang dia.

Baca juga: Wagub Kaltim Positif Covid-19 Diduga Terpapar Transmisi Lokal

Tak lupa, Hadi mengingatkan kepada masyarakat untuk rajin minum dan makan makanan yang meningkatkan imunitas.

Hadi juga mengaku mendapat banyak kiriman minuman, obat dan makanan dari masyarakat.

“Terima kasih kepada teman dan sahabat yang telah mengirim minuman, obat dan makanan peningkat imunitas. Semoga Allah membalas kebaikan bapak dan ibu semua,” tutup Hadi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
'Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga'

"Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga"

Regional
'Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban'

"Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X