Kisah Tunanetra Penjual Ikan Asin, Jualan Keliling Dituntun Anak 5 Tahun

Kompas.com - 20/05/2020, 14:23 WIB
Misdah (37) bersama anaknya Maulida (5) saat jualan ikan asin di trotoar Jalan Bhayangkara, Taman Samarendah, Kota Samarinda, Kaltim, Rabu (20/5/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONMisdah (37) bersama anaknya Maulida (5) saat jualan ikan asin di trotoar Jalan Bhayangkara, Taman Samarendah, Kota Samarinda, Kaltim, Rabu (20/5/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Terik panas mahatari masih menyengat di langit Samarinda, Kalimantan Timur, ketika Misdah (37) duduk bersimpuh di trotoar Jalan Bhayangkara, Taman Samarendah, Rabu (20/5/2020).

Tatapan kosong ke arah jalanan. Butir keringat terus membahasi wajahnya. Yang ia dengar hanya suara bising lalu lintas kendaraan tanpa henti. Misdah buta sejak lahir.

Siang ini dia duduk ditemani sang bungsu, Maulida (5).

Keduanya sesekali bernaung di bawah payung hitam jika cuaca terlalu panas, sambil menunggu dagangan ikan kering asin yang dijejer di atas kotak kardus terjual.

Baca juga: Kisah Nenek Tunanetra Hidup Sendiri,Tak Bisa Makan, Tak Pernah Dapat Bantuan

Ketika pembeli datang, Maulida memanggil ibunya, pertanda ada yang ingin membeli ikan kering.

“Jual seadanya. Daripada mengharapkan orang lain, saya tidak bisa makan,” ungkap Misdah saat ditemui Kompas.com, Rabu siang.

Menjual ikan kering asin keliling sudah dijalani Misdah sejak dua tahun terakhir.

Setiap pagi, dia dituntun anaknya jalan kaki keliling membawa ikan kering. Jika kelelahan jalan, keduanya naik angkot.

Lokasi jualan pindah-pindah, kadang di Jalan KS Tubun, Jalan Bhayangkara, Jalan Sirad Salman, Jalan Kusuma Bangsa dan Karang Asam dan selalu di atas trotoar.

Baca juga: Jalan Kaki Sambil Bawa Pikulan Berdua, Ini Kisah Cinta Tunanetra Penjual Keripik

Warga Jalan Reel Sei Keledang, Gang Reel 3, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang ini, jalan kaki belasan kilometer menuju lokasi jualan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Regional
KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

Regional
Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Regional
Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Regional
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Regional
Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Regional
Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Regional
Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Regional
Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Regional
Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Regional
Sepi Pembeli akibat Covid-19, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Ramai-ramai Klotekan

Sepi Pembeli akibat Covid-19, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Ramai-ramai Klotekan

Regional
Bebas Murni, Nazaruddin Ingin Bangun Masjid dan Pesantren

Bebas Murni, Nazaruddin Ingin Bangun Masjid dan Pesantren

Regional
Penumpang Kapal Pelni Dapat Diskon Perayaan Kemerdekaan

Penumpang Kapal Pelni Dapat Diskon Perayaan Kemerdekaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X