Cegah Corona, Ribuan Mahasiswa di Universitas Mulawarman Batal Wisuda

Kompas.com - 17/03/2020, 11:32 WIB
Gedung Rektorat Universitas Mulawarman di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/3/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGedung Rektorat Universitas Mulawarman di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/3/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.comUniversitas Mulawarman (Unmul) di Samarinda, Kalimantan Timur terpaksa membatalkan wisuda 1.500 mahasiswanya karena virus corona.

Unmul berencana mewisuda mahasiswanya pada 28 Maret 2020 mendatang. Penundaan wisuda itu hingga jangka waktu yang belum ditentukan.

Rektor Unmul Prof Masjaya mengatakan, pembatalan wisuda tersebut karena adanya edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang meminta menghindari aktivitas yang mengumpulkan banyak orang.

Baca juga: Cegah Corona, UB Terapkan Kuliah Daring dan Tunda Pelaksanaan Wisuda

Apalagi, saat wisuda, semua orang bersalaman termasuk rektor dan ribuan wisudawan itu.

“Jadi kita tunda. Karena bisa berpotensi penyebaran virus corona. Bayangkan ada ribuan orang berkumpul disitu, kita tidak tahu jika ada yang terpapar,” ungkap dia saat ditemui Kompas.com di Gedung Rektorat Unmul, Jalan Gunung Kelua, Samarinda, Senin (16/3/2020).

Jika disimulasikan 1.500 wisudawan membawa kedua orangtua ataupun wali maka diprediksi bisa mencapai 3.000 orang. Belum lagi kerabat. Bisa sampai 5.000 orang hadir dalam wisuda itu.

“Sebagai langkah pencegahan sebaiknya kita undur sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Unhas Gelar Kuliah Online dan Tunda Wisuda

Meski dibatalkan, kata Masjaya setelah tanggal 28 Maret 2020, mahasiswa yang butuh ijazah untuk keperluan tertentu bisa mengurus dan difasilitasi dalam bentuk salinan yang disahkan oleh Unmul.

Masjaya mengatakan, segala persiapan menuju wisuda tanggal 28 Maret 2020 sudah dipersiapkan matang.

Bahkan, sejak jauh hari, setiap fakultas sudah menutup pendaftaran wisuda karena jumlah membeludak.

“Tapi karena situasi begini (darurat), kami sampaikan permohonan maaf kepada calon wisudawan yang memang sudah mempersiapkan sedemikian rupa untuk ikut wisuda tapi dengan kondisi sekarang kita harus tunda dulu sampai waktu yang belum ditentukan,” ujarnya.

Masjaya berharap agar kondisi wabah virus corona segera kembali membaik sehingga wisuda bisa terlaksana kembali.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

Regional
Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Regional
Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Regional
Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Regional
Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Regional
Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X