Dokter Kirim Sampel Darah dan Air Liur 3 Pasien dalam Pengawasan Corona di Samarinda

Kompas.com - 14/03/2020, 19:43 WIB
Ruang Tulip tempat isolasi pasien terduga virus corona di RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (2/2/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONRuang Tulip tempat isolasi pasien terduga virus corona di RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (2/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Tiga pasien warga Samarinda yang diawasi karena virus corona atau Covid-19 sudah berada di ruang isolasi Tulip RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Sabtu (14/3/2020).

"Ya, ketiganya sudah di ruang isolasi, khusus untuk penyakit infeksi menular. Jadi ruangan ini tidak hanya untuk Covid saja. Kebetulan kosong, jadi kami lakukan isolasi di sana," ungkap Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie dr David Hariadi Masjhoer SpOT saat ditemui Kompas.com, Sabtu.

David mengatakan, ketiga pasien tersebut akan menjalani masa observasi selama 14 hari ke depan untuk masa inkubasi virus corona.

Baca juga: Dinkes Samarinda Awasi 3 Pasien yang Diisolasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie

Tim medis sudah mengambil sampel darah dan air liur untuk dikirimkan ke Laboratorium Kementerian Kesehatan RI.

"Dan itu sudah kita lakukan tadi. Hasilnya sedang ditunggu akan dikirim. Baru kita pastikan terkonfirmasi atau sebaliknya," kata dia.

David mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan dokter spesialis paru yang menjadi ujung tombak penanganan virus corona.

Pasien mengeluhkan batuk dan demam.

Gejala tersebut sudah dialami sejak pasien tersebut dari rumahnya.

"Kalau untuk usia dan jenis kelamin kami tidak bisa memberikan informasinya dulu saat ini," kata dia.

Untuk ruang isolasi, RSUD Abdul Wahab Sjaharanie sudah menyiapkan 8 ruangan dengan 18 tempat tidur.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur Garda Depan. Namun, Lindungi Peralatan Tempur Kami. Kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur Garda Depan. Namun, Lindungi Peralatan Tempur Kami. Kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

UPDATE Corona di Kepri 30 Maret: 2 Positif Covid-19 dan 5 PDP Meninggal Dunia

Regional
Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Regional
Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Fakta Ayah Bunuh Anak Tiri di Pekanbaru, Kesal karena Sering Menangis hingga Ditangkap Polisi

Regional
Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Anggap Sterilisasi Pelabuhan Parepare Tidak Serius, Anggota DPRD Mengamuk

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Cegah Penyebaran Virus Corona, Jam Malam Diterapkan di Mataram

Regional
Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Pasien Positif Covid-19 Bertambah di Papua, Jumlah di Merauke Diklarifikasi

Regional
Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Kejari Karawang Gelar Sidang Online Selama Pandemi Covid-19

Regional
Selama Pandemi Corona, Warga Jateng Bakal Terima Bantuan

Selama Pandemi Corona, Warga Jateng Bakal Terima Bantuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X