Napi Lapas Kelas IIA Samarinda Tewas, Pihak Keluarga Duga Dianiaya

Kompas.com - 11/02/2020, 20:05 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Seorang napi di Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas IIA di Samarinda bernama Ahmad Syukur (34), meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Abdul Wahab Syaharie, Selasa (11/2/2020).

Keluarga menduga Ahmad dianiaya dalam lapas, sebelum dirujuk dan meninggal dunia.

Dugaan itu muncul setelah pihak keluarga memandikan jenazah Ahmad dan menemukan luka lebam di pinggang, kiri dada, dan pundak.

"Kami duga dipukul. Adik saya meninggal tidak wajar," ucap Sugianto (44), saudara Ahmad saat melapor dugaan penganiayaan ke Mapolresta Samarinda, Selasa.

Baca juga: 1 Orang Tewas dan 5 Luka-luka Tertimpa Tiang Saat Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Sulsel

Sugianto mengatakan, keluarga mendengar kabar Ahmad dirujuk ke RSUD AWS dari pihak Lapas Klas IIA karena sakit, Senin (10/2/2020) sore.

Setelah 11 jam dirawat di rumah sakit, Ahmad dinyatakan meninggal dunia pada Selasa pukul 04.30 WITA.

Sugianto bersama pihak keluarga sepakat meminta jenazah Ahmad divisum.

Hingga berita ini ditayangkan, jenazah Ahmad masih dalam pemeriksaan di RSUD AWS, sambil menunggu laporan resmi polisi dari pihak keluarga guna tindaklanjut.

Ditemui terpisah, Kepala Lapas Klas IIA Samarinda, Muhammad Ilham Agung membantah ada kekerasan terhadap napi tersebut.

"Enggak ada itu. Enggak benar informasi itu," kata dia.

Baca juga: Ini Motif PNS Puskesmas Bakar Diri hingga Tewas

Soal memar di tubuh AS, Ilham akan melakukan penyelidikan internal.

"Nanti kami selidiki internal," ujar Ilham.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Regional
KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

Regional
Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Regional
Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Regional
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Regional
Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Regional
Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Regional
Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X