Jadi Tersangka Suap Rp 100 Juta, Eks Anggota DPRD Kaltim Tak Ditahan karena Usia

Kompas.com - 09/02/2020, 21:48 WIB
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Damus Asa menunjukan uang yang dikembalikan EW saat merilis penetapan tersangka EW di Kantor Mapolresta Samarinda, Minggu (9/2/2020). HO/ Satuan Reskrim Mapolresta Samarinda Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Damus Asa menunjukan uang yang dikembalikan EW saat merilis penetapan tersangka EW di Kantor Mapolresta Samarinda, Minggu (9/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Mantan anggota DPRD Kaltim berinisial EW dari Fraksi Golkar ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Samarinda, Senin (3/2/2020).

Penetapan tersangka EW merupakan pengembangan kasus korupsi dana hibah tahun 2013 senilai Rp 500 juta.

EW diduga menerima gratifikasi Rp 100 juta dari Eko Sukasno, Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Eksekutif Samarinda sebagai penerima hibah.

Baca juga: Uang Suap Eks Bupati Bengkayang Bakal Digunakan Urus Kasus di Polda Kalbar


Kala itu EW menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim periode 2010-2015 membantu memuluskan pemberian hibah kepada lembaga yang dipimpin Eko. Belakangan lembaga tersebut diketahui fiktif.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan tersangka Eko. Berkas Eko telah rampung dan sudah diserahkan ke Kejari Samarinda pada Desember 2019 lalu.

"Penetapan tersangka EW adalah hasil pengembangan polisi. EW diberi fee 20 persen atau Rp 100 juta dari nilai hibah," ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Damus Asa saat dihubungi Kompas.com, Minggu (9/2/2020).

Meski ditetapkan sebagai tersangka, EW tak ditahan polisi karena pertimbangan usia 69 tahun.

EW juga mengembalikan uang gratifikasi Rp 100 juta kepada penyidik.

Kini penyidik masih merampungkan berkas EW untuk diserahkan ke Kejari Samarinda untuk proses sidang.

Baca juga: Kerajaan Mulawarman di Kaltim Hanya Sebuah Perkumpulan, Bukan Seperti King of The King

Pasca-penetapan dua tersangka ini, kata Damus, pihaknya belum memiliki bukti baru yang mengarah ke tersangka lain.

EW dikenakan Pasal 12B ayat (2) UU Nomor 31/1999 jo UU Nomor 20/2001 Tipikor dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Regional
Penangguhan Penahanan Sekjen Sunda Empire Rangga Sasana Tak Dipenuhi, Ini Alasan Polisi

Penangguhan Penahanan Sekjen Sunda Empire Rangga Sasana Tak Dipenuhi, Ini Alasan Polisi

Regional
Ini Progres Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika

Ini Progres Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika

Regional
22 Kaca KA Penataran Rusak Terkena Lemparan Batu, Diduga Ulah Suporter

22 Kaca KA Penataran Rusak Terkena Lemparan Batu, Diduga Ulah Suporter

Regional
Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kini Murid SDN Filial di Kaltim Punya Seragam Baru

Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kini Murid SDN Filial di Kaltim Punya Seragam Baru

Regional
'Kalau Berani Daftar Sekolah, Sudah Siap Menyeberangi Kali Wae Lengger dan Berjalan Kaki 3 Km'

"Kalau Berani Daftar Sekolah, Sudah Siap Menyeberangi Kali Wae Lengger dan Berjalan Kaki 3 Km"

Regional
Viral Driver Ojol di Kaltim Kembalikan Kalung Emas ke Pemiliknya, Begini Ceritanya

Viral Driver Ojol di Kaltim Kembalikan Kalung Emas ke Pemiliknya, Begini Ceritanya

Regional
Gadis Ini Nekat Jadi Dokter Gadungan karena Takut Tak Dinikahi Pacar

Gadis Ini Nekat Jadi Dokter Gadungan karena Takut Tak Dinikahi Pacar

Regional
Cerita Dinsos Tasikmalaya Sulit Taklukkan Para Pengemis dan Anak Punk

Cerita Dinsos Tasikmalaya Sulit Taklukkan Para Pengemis dan Anak Punk

Regional
Malam Berdarah di Belakang Pabrik Roti, Agus Tewas di Tangan Selingkuhan Istri

Malam Berdarah di Belakang Pabrik Roti, Agus Tewas di Tangan Selingkuhan Istri

Regional
Cegah Suporter Datang ke Sidoarjo, Polisi Gelar Razia hingga Nonton Bareng

Cegah Suporter Datang ke Sidoarjo, Polisi Gelar Razia hingga Nonton Bareng

Regional
Sebulan Disita, 3 Avanza di Pelabuhan Makassar Belum Ketahuan Pemiliknya

Sebulan Disita, 3 Avanza di Pelabuhan Makassar Belum Ketahuan Pemiliknya

Regional
Ada Sinyal 'Koalisi' PKS-Nasdem di Pilkada Karawang

Ada Sinyal "Koalisi" PKS-Nasdem di Pilkada Karawang

Regional
Mantan Anggota DPRD Jatim Daftar Jalur Independen ke KPU Lamongan

Mantan Anggota DPRD Jatim Daftar Jalur Independen ke KPU Lamongan

Regional
Skema Contra Flow dan Pengalihan Arus di Tol Cipularang KM 118 Pasca-longsor, Diberlakukan Jika Kendaraan Padat

Skema Contra Flow dan Pengalihan Arus di Tol Cipularang KM 118 Pasca-longsor, Diberlakukan Jika Kendaraan Padat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X