Kokohnya Kelenteng Thien Le Kong di Samarinda Berusia 115 Tahun, Tiang Miring di Bom Jepang

Kompas.com - 09/02/2020, 14:43 WIB
Cap : Masyarakat Tionghoa berdoa di Klenteng Thien Le Kong Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (9/2/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONCap : Masyarakat Tionghoa berdoa di Klenteng Thien Le Kong Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (9/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Rumah ibadah etnis Tionghoa, Kelenteng Thien Le Kong di Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur, merupakan salah satu tempat ibadah tertua di Kaltim.

Dibangun 1905, Kelenteng Thien Le Kong kini berusia 115 tahun.

Kelenteng ini pernah dibom Jepang saat hendak memberanguskan pabrik minyak goreng yang berada tepat berada di belakang Kelenteng.

Baca juga: Warga dari Bekasi Sengaja Datang ke Bogor untuk Lihat Perayaan Cap Go Meh

Ada delapan tiang penyangga dari bangunan kuno ini.

Salah satu tiang muka penyangga bangunan ini miring akibat dibom.

Kompas.com mencoba melihat Kelenteng Thien Le Kong dari dekat, saat perayaan Cap Go Meh, Sabtu (8/2/2020).

Saat tiba, aroma asap dupa menjadi ciri khas tempat ibadah ini begitu terasa.

Tampak sebagian orang membakar lilin, sebagian lagi berdoa.

Rumah ibadah etnis Tionghoa, Kelenteng Thien Le Kong di Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur, merupakan salah satu tempat ibadah tertua di Kaltim, Sabtu (8/2/2020).KOMPAS.com/Zakarias Demon Daton Rumah ibadah etnis Tionghoa, Kelenteng Thien Le Kong di Jalan Yos Sudarso, Samarinda, Kalimantan Timur, merupakan salah satu tempat ibadah tertua di Kaltim, Sabtu (8/2/2020).

Dari depan hingga seluruh bangunan dipenuhi warna merah dan gambar naga.

Dalam ruangan, tiang yang menyangga bangunan di cat hitam dengan ukiran khas Tionghoa keemasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Regional
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Regional
Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Regional
Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Regional
Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Regional
Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Regional
Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Regional
Sepi Pembeli akibat Covid-19, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Ramai-ramai Klotekan

Sepi Pembeli akibat Covid-19, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Ramai-ramai Klotekan

Regional
Bebas Murni, Nazaruddin Ingin Bangun Masjid dan Pesantren

Bebas Murni, Nazaruddin Ingin Bangun Masjid dan Pesantren

Regional
Penumpang Kapal Pelni Dapat Diskon Perayaan Kemerdekaan

Penumpang Kapal Pelni Dapat Diskon Perayaan Kemerdekaan

Regional
18 Agustus 2020, Uji Coba Belajar Tatap Muka SMK dan SMA di Jatim

18 Agustus 2020, Uji Coba Belajar Tatap Muka SMK dan SMA di Jatim

Regional
Pasca-jaringan Lumpuh, Telkomsel Jual Paket Data 5 GB Hanya Rp 1, Begini Caranya

Pasca-jaringan Lumpuh, Telkomsel Jual Paket Data 5 GB Hanya Rp 1, Begini Caranya

Regional
Pembantu Ternyata Residivis Kasus Narkoba, Bayi Majikan Malah Dicabuli dengan Botol Parfum dan Disaksikan Suaminya

Pembantu Ternyata Residivis Kasus Narkoba, Bayi Majikan Malah Dicabuli dengan Botol Parfum dan Disaksikan Suaminya

Regional
Pelanggar Protokol Covid–19 di Gorontalo Bakal Didenda Rp 500.000

Pelanggar Protokol Covid–19 di Gorontalo Bakal Didenda Rp 500.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X