Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Kompas.com - 14/12/2019, 08:18 WIB
Genangan banjir di Jalan Gerilya, Samarinda. Warga membantu pengendara yang terjebak banjir, Jumat (13/12/2019). IstimewaGenangan banjir di Jalan Gerilya, Samarinda. Warga membantu pengendara yang terjebak banjir, Jumat (13/12/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.comHujan yang mengguyur Kota Samarinda, Kalimantan Timur, selama empat jam membuat sejumlah kawasan terendam banjir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Hendra AH mengatakan, titik terparah berada di Jalan Harun Nafsi Kecamatan Samarinda Sebrang, Simpang Pasir Kecamatan Palaran, dan simpang empat Jalan PN Noor. 

Dia menambahkan, ketinggian air di beberapa titik kawasan mencapai sekitar pinggang orang dewasa.

"Kami belum mendata jumlah rumah tergenang karena banjir," tuturnya, Sabtu (14/12/2019).

Baca juga: 4 Fakta Banjir di Kampar, Ratusan Rumah Terendam hingga Warga Terserang Penyakit

Pihak BPBD Samarinda telah menyiagakan perahu karet untuk mengevakuasi warga.

"Kami (BPBD) dibantu relawan dari masyarakat membantu monitoring lapangan untuk memantau perkembangan ketinggian genangan air," kata Hendra.

Dia mengimbau, kepada masyarakat yang tinggal di kawasan langganan banjir untuk mengambil tindakan preventif.

"Kami harap masyarakat langsung amankan barang-barang penting di tempat aman untuk antisipasi banjir," jelas Hendra.

Baca juga: Banjir di Dharmasraya, 1 Bocah Tewas dan Warga Panjat Pohon Selamatkan Diri

Terpisah, Sutrisno, ForCaster BMKG Samarinda mengatakan, intensitas hujan di Samarinda dalam beberapa hari ke depan masih tinggi,  masyarakat diimbau untuk selalu waspada.

"Akhir tahun ini adalah puncak dari musim hujan. Diprediksi terjadi hingga awal tahun depan," kata Sutrisno.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, 1 Pelaku Ditangkap ABK

Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, 1 Pelaku Ditangkap ABK

Regional
Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Regional
Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Regional
Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Regional
Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Regional
Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Regional
Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Regional
Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Regional
Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Regional
Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Regional
Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Regional
Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Regional
Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Regional
3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X