Kaus Bertuliskan "Monas" Memperkuat Dugaan Jenazah Balita Tanpa Kepala Merupakan Yusuf yang Hilang

Kompas.com - 13/12/2019, 19:54 WIB
Keluarga Yusuf saat berada di ruang jenazah di RSUD Abdul Wahab Syaharie, Minggu (8/12/2018) malam. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKeluarga Yusuf saat berada di ruang jenazah di RSUD Abdul Wahab Syaharie, Minggu (8/12/2018) malam.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Polisi menyebut 90 persen jasad balita tanpa kepala yang ditemukan di Samarinda, Kalimantan Timur, adalah Yusuf Achmad Ghazali.

Yusuf merupakan bocah empat tahun yang hilang di PAUD Jannatul Afhtaal di Jalan Wahab Syaharie, Samarinda, Jumat (22/11/2019).

"Sudah 90 persen, sisa 10 persennya menunggu hasil DNA keluar," ungkap Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Muhammad Ridwan, saat dihubungi, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Keyakinan itu, kata Ridwan, karena kaus bertuliskan "Monas" yang digunakan Yusuf terakhir saat hilang, sama dengan kaus yang ada di jasad yang ditemukan warga di Jalan Antasari II, Teluk Lerong Ilir, Samarinda Ulu.

Hal serupa disampaikan orangtua Yusuf.

Tak hanya pakaian, lokasi hilang Yusuf pun terhubung dengan lokasi penemuan lewat sistem drainase Karang Asam Kecil.

Bukti dan petunjuk ini mengarah kepada Yusuf terpeleset dan terbawa arus banjir hingga ke lokasi penemuan.

Sebab, sejauh ini belum ditemukan tindak kejahatan seperti mutilasi dan lainnya. 

Menurut Ridwan, jika hasil DNA menunjukkan jasad itu adalah Yusuf, maka pihak PAUD yang bertanggung jawab atas kematian Yusuf.

“Karena mereka (PAUD) lalai menjalankan tugas dan kewajiban menjaga anak yang dititipkan oleh orangtua murid,” ungkap Ridwan.

"Karena itu tentu ada konsekuensi hukum bagi yang lalai," sambungnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Regional
'Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta'

"Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta"

Regional
Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Regional
Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Regional
Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Regional
Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

Regional
Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Regional
RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

Regional
Fakta 3 Wanita Joget Tiktok India di Jembatan Suramadu, Dilacak dari CCTV, Polisi Perketat Patroli

Fakta 3 Wanita Joget Tiktok India di Jembatan Suramadu, Dilacak dari CCTV, Polisi Perketat Patroli

Regional
Pasca-Bentrokan BLT di Madina, Kaum Pria Diduga Kabur hingga 3 Terduga Provokator Ditangkap

Pasca-Bentrokan BLT di Madina, Kaum Pria Diduga Kabur hingga 3 Terduga Provokator Ditangkap

Regional
'Kami Tak Menemukan Satu Pun Laki-laki di Kampung Ini..'

"Kami Tak Menemukan Satu Pun Laki-laki di Kampung Ini.."

Regional
Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X