Tak Ada Luka Tanda Kekerasan di Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Kompas.com - 11/12/2019, 18:01 WIB
Keluarga Yusuf saat berada di ruang jenazah di RSUD Abdul Wahab Syaharie, Minggu (8/12/2018) malam. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKeluarga Yusuf saat berada di ruang jenazah di RSUD Abdul Wahab Syaharie, Minggu (8/12/2018) malam.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Tim forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Syaharie menarik kesimpulan sementara tak ada indikasi kekerasan di jasad balita tanpa kepala, di Samarinda.

Jasad balita tanpa kepala itu ditemukan di parit Jalan Antasari II, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (8/12/2019).

Dokter spesialis forensik Kristina Uli Gultom yang memeriksa jasad tersebut mengatakan, indikasi tanpa kekerasan itu dilihat dari tulang-tulang balita yang masih utuh.

"Tulang-tulangnya itu utuh, istilahnya tidak ada yang patah atau bekas-bekas kekerasaan. Dari tulang leher hingga di bagian belakang utuh," ungkap Kristina, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Kristina menduga beberapa bagian tubuh yang hilang disebabkan membusuk karena hanyut dalam air belasan hari.

Terdapat rongga dada terbuka. Organ dalam jantung paru sudah tidak ada, tulang iga ada yang lepas. Tulang leher hingga bagian bawah masih lengkap.

“Walaupun ada yang lepas tapi tidak ada yang patah seperti kena kekerasan. Di bagian lengan kanan atas terlepas karena jaringan lunak sudah hancur,” kata dia.

Keterangan dokter forensik ini mengkonfirmasi keterangan polisi sebelumnya yang menyebut belum ditemukan bukti tindakan mutilasi ataupun penculikan terhadap jasad balita tersebut.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman mengatakan, jasad yang diduga merupakan Yusuf Achmad Ghazali (4) itu sebelumnya diduga terpeleset dalam parit lalu terbawa arus banjir menuju lokasi penemuan.

Kendati demikian, tim forensik belum memastikan jasad balita tersebut adalah Yusuf yang hilang karena masih tes DNA.

“DNA untuk jasad sudah diambil Sabtu (9/12/2019) malam. Kedua orangtuanya sudah kita ambil hari ini untuk dicocokan,” ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Pengasuh PAUD Pasrah Jadi Tersangka Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala

Regional
5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

5 Fakta Guru Ngaji Cabuli Santri, Terpengaruh Film Porno hingga Korban Trauma Berat

Regional
26 Pencuri Motor Diamankan, 6 Diantaranya Sering Keluar Masuk Bui

26 Pencuri Motor Diamankan, 6 Diantaranya Sering Keluar Masuk Bui

Regional
Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Nikmatnya Kopi Gunung Kelir, Rasa dan Aromanya Disukai hingga Luar Negeri

Regional
5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

5 Penemuan Kerangka Manusia yang Gegerkan Warga, Kerangka Satu Keluarga hingga Ditemukan di Septic Tank Mertua

Regional
Tak Ada Data Base DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Tak Ada Data Base DNA, Polisi Sulit Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung

Regional
Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, 1 Pelaku Ditangkap ABK

Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, 1 Pelaku Ditangkap ABK

Regional
Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Regional
Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Regional
Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Regional
Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Regional
Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Regional
Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Regional
Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Regional
Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X