Seleksi CPNS di Kaltim Jalur Disabilitas dan Cumlaude Sepi Peminat

Kompas.com - 26/11/2019, 19:09 WIB
Ilustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018 Dok. KemenristekdiktiIlustrasi CPNS Kemenristekdikti 2018

SAMARINDA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan sembilan formasi CPNS 2019 untuk penyandang disabilitas dan enam formasi cumlaude dari total formasi yang tersedia.

Sayangnya, hingga kini, belum ada satu pun penyandang disabilitas maupun cumlaude yang mendaftar melalui jalur ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Ardiningsih berharap dua formasi khusus ini bisa dimanfaatkan para disabilitas dan putra-putri berprestasi di Kaltim maupun di luar Kaltim.

Baca juga: Seleksi CPNS di Kaltim, BKD: Tak Ada Jalur Titipan

“Khusus disabilitas kami alokasikan formasi tahun ini 3 persen atau 9 formasi. Tahun lalu hanya alokasi 2 persen,” ungkap dia, Senin (25/11/2019).

Tahun 2018 lalu, kata Ardiningsih, formasi CPNS yang tersedia bagi penyandang disabilitas tak terisi. Ia tak ingin kasus itu terulang tahun ini.

Secara khusus, BKD Kaltim tidak membuat undangan khusus kepada organisasi disabilitas di Kaltim sebagai pemberitahuan.

Namun, BKD berharap, agar pengumuman bisa dipantau para disabilitas untuk mengambil porsinya.

Disinggung soal nasib guru honorer mengajar bertahun-tahun, Ardiningsih mengatakan tak ada alokasi formasi khusus.

“Tidak ada kekhususan. Tidak ada perlakukan khusus. Guru honorer masuk jalur umum,” ujar dia.

Baca juga: Ombudsman Sebut Ada Instansi yang Mendiskriminasi Gender dalam Seleksi CPNS

Diketahui, total keseluruhan formasi yang tersedia tahun ini di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim 368 orang.

Itu terbagi tenaga guru atau pendidikan sebanyak 252 orang untuk jenjang S1/DIII.

Untuk tenaga kesehatan tersedia 42 orang untuk jenjang S1/S2 dan 29 orang untuk jenjang D3.

Kemudian, tenaga teknis 16 orang untuk S1/S2, 7 orang untuk D3 dan 22 orang lulus SMK.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Tetangga 'Jagal' Kucing di Medan: Tiap Hari Ada Pemotongan Kucing...

Kesaksian Tetangga "Jagal" Kucing di Medan: Tiap Hari Ada Pemotongan Kucing...

Regional
RS di Semarang Dilaporkan Atas Dugaan Malpraktik, Keluarga Pertanyakan Penyakit Pasien hingga Meninggal

RS di Semarang Dilaporkan Atas Dugaan Malpraktik, Keluarga Pertanyakan Penyakit Pasien hingga Meninggal

Regional
PTPN Laporkan 27 Kasus Penyerobotan Lahan di Bogor, Mulai Jadi Rumah hingga Pesantren

PTPN Laporkan 27 Kasus Penyerobotan Lahan di Bogor, Mulai Jadi Rumah hingga Pesantren

Regional
Retakan Tanah Bergerak Semakin Banyak di Kaki Gunung Beser, Warga Resah Menunggu Penyelidikan Badan Geologi

Retakan Tanah Bergerak Semakin Banyak di Kaki Gunung Beser, Warga Resah Menunggu Penyelidikan Badan Geologi

Regional
Anggota DPRD TTU Segel Ruang Pimpinan Dewan, Ini Penyebabnya

Anggota DPRD TTU Segel Ruang Pimpinan Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
Sidang Kasus Pembajakan Film 'Keluarga Cemara' di 'Website' Duniafilm21, Visinema Mengaku Rugi hingga Rp 3 M

Sidang Kasus Pembajakan Film "Keluarga Cemara" di "Website" Duniafilm21, Visinema Mengaku Rugi hingga Rp 3 M

Regional
Tahu goreng Isi 50 Paket Ganja Kering Nyaris Masuk Lapas di Malang, Ini Penjelasan Petugas

Tahu goreng Isi 50 Paket Ganja Kering Nyaris Masuk Lapas di Malang, Ini Penjelasan Petugas

Regional
Kasus Penganiayaan Anggota TNI, Polres Bulukumba Tetapkan 2 Tersangka

Kasus Penganiayaan Anggota TNI, Polres Bulukumba Tetapkan 2 Tersangka

Regional
Covid-19 Lewati 1 Juta Kasus, Menkes: Libur Panjang Kasus Aktif Naik 40 Persen

Covid-19 Lewati 1 Juta Kasus, Menkes: Libur Panjang Kasus Aktif Naik 40 Persen

Regional
Pemkab Karawang Sediakan 4 Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Pemkab Karawang Sediakan 4 Gedung untuk Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Regional
Masuk Rekor Muri, 3.300 Orang Divaksin Massal di Yogyakarta

Masuk Rekor Muri, 3.300 Orang Divaksin Massal di Yogyakarta

Regional
Gubernur NTB: Meski Sudah Divaksin, Protokol Kesehatan 5M Tak Boleh Diabaikan

Gubernur NTB: Meski Sudah Divaksin, Protokol Kesehatan 5M Tak Boleh Diabaikan

Regional
Bupati Bogor: Pak Wabup Bukan Gagal Divaksin, hanya Ditunda, Warga Jangan Takut...

Bupati Bogor: Pak Wabup Bukan Gagal Divaksin, hanya Ditunda, Warga Jangan Takut...

Regional
Sebar Hoaks Vaksin Covid-19 Bisa Hancurkan Rakyat Indonesia, Pelaku: Awalnya dari Komentar di Medsos

Sebar Hoaks Vaksin Covid-19 Bisa Hancurkan Rakyat Indonesia, Pelaku: Awalnya dari Komentar di Medsos

Regional
Suami Ditangkap Polisi karena Pukul Istri Saat Dibangunkan Tidur Siang

Suami Ditangkap Polisi karena Pukul Istri Saat Dibangunkan Tidur Siang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X