Kasus Bocah Hilang di Kalimantan, Polisi Minta Petunjuk Dukun

Kompas.com - 26/11/2019, 17:33 WIB
PAUD Jannatul Athfaal lokasi Ahmad Yusuf Ghazali menghilang beralamat di Jalan Abdul Wahab Syahranie, Samarinda, Jumat (22/11/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPAUD Jannatul Athfaal lokasi Ahmad Yusuf Ghazali menghilang beralamat di Jalan Abdul Wahab Syahranie, Samarinda, Jumat (22/11/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Penyidik Polsek Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, terus berupaya mencari keberadaan bocah 4 tahun yang hilang pada Jumat (22/11/2019) pekan lalu.

Bocah bernama Ahmad Yusuf Ghazali ini hilang di PAUD Jannatul Athfaal di Jalan Abdul Wahab Syahranie, Samarinda.

Bocah tersebut belum ditemukan hingga kini.

Salah satu upaya, penyidik meminta petunjuk dukun atau paranormal, karena minim alat bukti dan petunjuk.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Samarinda Ulu Ipda Mohammad Ridwan mengatakan, berdasarkan perkiraan paranormal, Yusuf masih hidup.

Namun, keberadaannya tidak diketahui.

“Katanya, dia (Yusuf) berada di suatu tempat, tapi enggak tahu tempat itu di mana,” kata Ridwan saat dikonfirmasi, Selasa (26/11/2019).

Namun, informasi dukun itu tidak menjadi alat bukti dalam penyelidikan polisi.

Hal itu sebatas informasi atau petunjuk tambahan.

Baca juga: Mal di Kota Malang Imbau Karyawan Tidak Pakai Atribut Natal

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Kerangka Manusia di Bogor, Bertusuk Konde, Kenakan Cincin dan Ditemukan 4 Koin Kuno

Misteri Kerangka Manusia di Bogor, Bertusuk Konde, Kenakan Cincin dan Ditemukan 4 Koin Kuno

Regional
Risma Marah 2 Mobil PCR Bantuan untuk Surabaya Malah Dialihkan ke Daerah Lain

Risma Marah 2 Mobil PCR Bantuan untuk Surabaya Malah Dialihkan ke Daerah Lain

Regional
3 Tahanan Kejaksaan Kabur dari Rutan Polsek, Bobol Terali Sel dan Panjat Plafon

3 Tahanan Kejaksaan Kabur dari Rutan Polsek, Bobol Terali Sel dan Panjat Plafon

Regional
Polisi OTT Oknum LSM dan BPD yang Diduga Peras Kades

Polisi OTT Oknum LSM dan BPD yang Diduga Peras Kades

Regional
Kisah Satgas Covid-19, Diancam Pakai Senjata Tajam, Diusir, hingga Menunggu Berjam-jam

Kisah Satgas Covid-19, Diancam Pakai Senjata Tajam, Diusir, hingga Menunggu Berjam-jam

Regional
Pemuda di Palembang Babak Belur Dianiaya Rekannya, Korban Dituduh Perkosa Sang Adik

Pemuda di Palembang Babak Belur Dianiaya Rekannya, Korban Dituduh Perkosa Sang Adik

Regional
UPDATE 29 Mei: Pasien Positif Covid-19 di Kota Sorong Mencapai 54 Kasus

UPDATE 29 Mei: Pasien Positif Covid-19 di Kota Sorong Mencapai 54 Kasus

Regional
Update Covid-19 Salatiga: Tambah 2 Kasus Positif, Tertular Saat Ronda

Update Covid-19 Salatiga: Tambah 2 Kasus Positif, Tertular Saat Ronda

Regional
Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kakak Beradik Lumpuh di Tegal Terima Kebutuhan Pokok

Terima Kasih Pembaca Kompas.com, Kakak Beradik Lumpuh di Tegal Terima Kebutuhan Pokok

Regional
Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push-up dan Nyanyi Lagu 'Indonesia Raya'

Tidak Pakai Masker, Warga Dihukum Push-up dan Nyanyi Lagu "Indonesia Raya"

Regional
47 Pegawai RSUD Pontianak Dinyatakan Negatif Corona

47 Pegawai RSUD Pontianak Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Manggarai Timur, NTT, Nol Kasus Covid-19, Ini Kuncinya

Manggarai Timur, NTT, Nol Kasus Covid-19, Ini Kuncinya

Regional
Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Bogor, Berawal dari Menggali Septic Tank hingga Ditemukan Barang Antik

Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Bogor, Berawal dari Menggali Septic Tank hingga Ditemukan Barang Antik

Regional
Satu Karyawannya Positif Corona, Pusat Perbelanjaan di Ciamis Ditutup Sementara

Satu Karyawannya Positif Corona, Pusat Perbelanjaan di Ciamis Ditutup Sementara

Regional
Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendiri

Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X