Seleksi CPNS di Kaltim, BKD: Tak Ada Jalur Titipan

Kompas.com - 25/11/2019, 20:09 WIB
Tim dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sedang memeriksa kelengkapan berkas pelamar CPNS di Kantor BKD Kaltim, Jalan M Yamin, Samarinda, Sabtu (23/11/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONTim dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sedang memeriksa kelengkapan berkas pelamar CPNS di Kantor BKD Kaltim, Jalan M Yamin, Samarinda, Sabtu (23/11/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Kalimantan Timur memastikan tak ada jalur titipan bagi calon PNS yang mendaftar di Kaltim.

Dari kuota yang tersedia 368 orang, semua akan diseleksi secara online.

“Tidak ada namanya titipan-titipan, kami pastikan itu, semua menggunakan sistem,” ungkap Kepala BKD Kaltim, Ardiningsih, di Samarinda, Senin (25/11/2019).


Baca juga: Rekrutmen CPNS Jateng Berpotensi Lonjakan Pendaftar, BKD Jateng Ingatkan Segera Daftar

Ardiningsih mengatakan, sejak pendaftaran sudah melalui online hingga pengiriman berkas ke BKD Kaltim pun melalui kantor pos. Sehingga tak ada tatap muka antara penerima dan pelamar.

Setelah berkas masuk ke BKD Kaltim, tim melakukan verifikasi dengan mencocokan data fisik dengan softfile yang sudah diunggah ke sistem online saat pendaftaran.

"Tim enggak kenal orang-orang yang melamar. Ada hanya berkas. Setelah verifikasi baru diumumkan mana yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat,” ujar dia.

Bagi yang lulus berkas akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) melalui sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Dari hasil CAT itu hasilnya kan langsung kelihatan lulus atau enggak. Jadi, enggak ada yang dititip-titip," ujar dia.

Diketahui, hingga Sabtu (23/11/2019) sore total pelamar CPNS yang mendaftar di CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim mencapai 4.833 orang.

Baca juga: Hati-hati, Marak Penipuan Penerimaan CPNS Mengatasnamakan Pejabat Pemkot Surabaya

Dari total pendaftar itu, tercatat 1.344 pelamar yang sudah mengembalikan berkas. Berkas mereka kini tengah diverifikasi tim BKD Kaltim di Kantor BKD Kaltim Jalan M Yamin, Samarinda.

Jumlah pelamar kemungkinan bertambah hingga penutupan nanti. Dari jumlah formasi 368 tersedia, 252 formasi untuk guru jenjang S1.

Formasi tenaga kesehatan tersedia 42 orang untuk S1/S2, dan 29 orang untuk jenjang D3.

Kemudian, tenaga teknis 16 orang untuk jenjang S1/S2, 7 orang untuk jenjang D3, dan lulusan SMK 22 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Regional
Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Regional
Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Regional
Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Regional
Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Regional
Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Regional
Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Regional
Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Regional
Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan 'Isi Tas' Minimal Rp 30 Miliar

Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan "Isi Tas" Minimal Rp 30 Miliar

Regional
Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Regional
Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Regional
Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Regional
Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Regional
Pemprov Jabar Janjikan Bentuk 746 BUMDes di Tahun 2020

Pemprov Jabar Janjikan Bentuk 746 BUMDes di Tahun 2020

Regional
Nenek Renta Ditemukan Tewas di Kaki Gunung Tampomas, Saksi: Medannya Curam, Bagaimana Korban Bisa Sampai Situ?

Nenek Renta Ditemukan Tewas di Kaki Gunung Tampomas, Saksi: Medannya Curam, Bagaimana Korban Bisa Sampai Situ?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X