Gubernur Kaltim: Siapa yang Usulkan Hak Interpelasi, Mana Orangnya...

Kompas.com - 05/11/2019, 19:43 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancarai awak media terkait rencana interpelasi, di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancarai awak media terkait rencana interpelasi, di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin (4/11/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Nada bicara Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor tiba-tiba meninggi saat menanggapi dirinya hendak diinterpelasi anggota DPRD Kaltim.

Dagunya sedikit terangkat, matanya menatap tajam ke arah para pewarta.

"Siapa itu yang usulkan (hak interpelasi), saya mau tahu orangnya yang memulai usul itu siapa. Orang mana dia, orang mana dia, orang mana dia?" ujar Isran, saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Senin (4/11/2019).

Baca juga: Sekprov Tak Difungsikan, 5 Fraksi DPRD Kaltim Usulkan Hak Interpelasi ke Gubernur

Isran mengulangi pertanyaannya, "orang mana dia" hingga tiga kali.

Masih dengan suara meninggi, Isran terus bertanya dari mana asal dia (pengusul hak interpelasi).

"Dari mana asal dia. Saya mau tahu. Itu dia tidak mendukung kedaulatan. Dia itu pendatang," ucap Isran lagi.

Isran tidak mendetail kedaulatan yang ia maksud. Dia lalu berjalan perlahan meninggalkan awak media.

Beberapa kesempatan sebelumnya tensi Isran selalu naik ketika disinggung soal posisi sekretaris provinsi (Sekprov) Kaltim Abdullah Sani yang enggan difungsikan olehnya sejak November 2018 lalu.

Sani sebelumnya terpilih sebagai sekprov defenitif Kaltim melalui Keppres 113 /TPA/2018 tertanggal 2 November 2018. Namun, hingga kini Sani tak menduduki jabatan sekda.

Jabatan itu justru diisi Sabani sebagai Plt hingga saat ini. Alasan tak memfungsikan Abdullah Sani masih misterius.

Karena ini pula 20 anggota DPRD Kaltim dari lima fraksi mengusulkan hak interpelasi kepada gubernur Kaltim untuk mengetahui duduk perkara.


Dari 20 perwakilan fraksi yang mendukung hak terinterpelasi, di antaranya tujuh dari fraksi PDI-P, lima dari PKB, empat dari Golkar, dua dari PKS, dan dua dari PPP.

Surat usulan interpelasi telah diserahkan ke tiga unsur pimpinan wakil ketua DPRD Kaltim, Andi Harun (Gerindra), Muhammad Samsun (PDI-P) dan Sigit Wibowo (PAN).

Ketua Fraksi PKB Syafruddin adalah salah satunya yang gencar mendorong hak interpelasi. Bagi dia, Isran telah melanggar Keppres yang dikeluarkan Presiden Jokowi.

“Ini aturan perundang-undangan. Jangan dibawa ke masalah personal. Kami di DPRD hanya ingin mengamankan Keppres," ucap Udin, biasa disapa.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muh Samsun dari Fraksi PDP-P juga menyebut urusan interpelasi adalah urusan antar lembaga.

"Kita melihat ada pelanggaran aturan oleh gubernur kita. Gubernur sebagai perpanjangan tangan presiden seharusnya melaksanakan keputusan di daerah termasuk pengangkatan sekda. Laksanakan saja, kalau tak cocok kan dievaluasi, bisa diganti," jelas dia.

Tidak diberlakukannya sekda defenitif, kata Samsun, berdampak terhadap tata kelola pemerintahan.

Karena secara kewenangan saja sudah berbeda antara sekda defenitif dan pelaksana tugas (Plt) sekda.

"Kita usulkan interpelasi ini karena cinta Kaltim dan gubernur. Kita ingin tahu apa masalahnya, kenapa sekda defenitif tak difungsikan," kata Udin menambahkan.

Baca juga: Di DPRD Jawa Barat, Muncul Wacana Interpelasi kepada Ridwan Kamil

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Regional
'Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta'

"Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta"

Regional
Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Regional
Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Regional
Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Regional
Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

Regional
Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Regional
RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

Regional
Fakta 3 Wanita Joget Tiktok India di Jembatan Suramadu, Dilacak dari CCTV, Polisi Perketat Patroli

Fakta 3 Wanita Joget Tiktok India di Jembatan Suramadu, Dilacak dari CCTV, Polisi Perketat Patroli

Regional
Pasca-Bentrokan BLT di Madina, Kaum Pria Diduga Kabur hingga 3 Terduga Provokator Ditangkap

Pasca-Bentrokan BLT di Madina, Kaum Pria Diduga Kabur hingga 3 Terduga Provokator Ditangkap

Regional
'Kami Tak Menemukan Satu Pun Laki-laki di Kampung Ini..'

"Kami Tak Menemukan Satu Pun Laki-laki di Kampung Ini.."

Regional
Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X