Anaknya Meninggal di Lubang Tambang, Ibunda: Jokowi Pindah Kantor di Kaltim, Kami Minta Ditutup

Kompas.com - 01/11/2019, 06:03 WIB
Rahmawati memegang foto anaknya Muhammad Rehan Saputra (10) di lokasi bekas lubang tambang batu bara, tempat meninggal Rehan. Beralamat di Gang Saliki, Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Selatan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 2015. Dok. Jatam Kaltim Rahmawati memegang foto anaknya Muhammad Rehan Saputra (10) di lokasi bekas lubang tambang batu bara, tempat meninggal Rehan. Beralamat di Gang Saliki, Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Selatan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 2015.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Lima tahun berlalu. Ingatan Rahmawati (43) masih membekas saat buah hatinya, Muhammad Rehan Saputra (10), tenggelam di lubang bekas tambang batu bara pada 22 Desember 2014.

Bocah kelas 4 SD itu ditemukan tak bernyawa di kedalaman 8 meter berlokasi di Gang Saliki, Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Selatan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kala itu, hari menjelang sore, Rahmawati terbaring di kamar rumahnya menahan sakit gigi yang sejak sepekan tak kunjung sembuh.

Pintu rumahnya tiba-tiba digedor tiga bocah seumur Rehan. Dengan terbata-bata, ketiga bocah memberi tahu bahwa Rehan tenggelam di "kolam" bekas tambang.

Baca juga: Lubang Tambang yang Telan 35 Korban Jiwa, Kini Jadi Tempat Wisata...

Rahmawati terkejut dan berlari ke jalan raya depan rumahnya untuk meminta pertolongan.

"Tolong anakku jatuh ke sungai," teriak Rahmawati, menceritakan kronologi kematian anaknya kepada Kompas.com, Kamis (31/10/2019).

Warga sekitar bergegas menuju lokasi eks lubang bekas tambang batu bara. Jaraknya hanya 198 meter dari permukiman warga. Namun, Rehan sudah tenggelam.

Misranysah (42), ayah Rehan, langsung menuju ke lokasi kejadian saat mendapat kabar melalui telepon seluler.

Tanpa pikir panjang, Misranysah menyelam tiga kali mencari anaknya. Tak ketemu.

Tim evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda diturunkan ke lokasi. Rehan baru ditemukan dua jam kemudian dalam kondisi sudah tak bernyawa, sekitar pukul 17.00 Wita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X