Aspal Taxiway Bandara Samarinda Retak, Penerbangan Ditutup hingga Senin

Kompas.com - 06/10/2019, 15:40 WIB
Penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda. IstimewaPenerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda ditutup sementara karena terdapat retakan di aspal landasan ancang atau taxiway, Minggu (6/10/2019).

Penerbangan dari dan ke Bandara APT Pranoto Samarinda ditutup dari pukul 12.23 WITA sampai besok pagi, Senin (7/10/2019) pukul 07.00 WITA.

Kepala Bandara APT Pranoto Dodi Dharma Chayadi mengatakan, tim teknis dari Bandara APT Pranoto tengah melakukan perbaikan aspal taxiway.

"Pengecekan dilakukan pada aspal runway dan taxiway termasuk fasilitas di sisi seluruh bandara. Penerbangan kita alihkan ke Balikpapan," ungkap Dodi di Samarinda, Minggu (6/10/2019).

Baca juga: Korban Gempa Palu dan Bom Gereja Oikumene Samarinda Diprioritaskan Terima Beasiswa

Penyebab retakan belum diketahui pasti. Namun, dugaan kuat karena ketidakstabilan tanah.

Awalnya, pukul 03.36 WITA, tim teknis melakukan inspeksi dan pengecekan kondisi taxiway dan ditemukan kerusakan berupa beberapa titik lekukan dan retakan.

Pukul 04.05 WITA, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) mengajukan NOTAM Aerodrome closed. Pukul 04.29 WITA keluar NOTAM dengan Nomor D0327/19 NOTAMN Perihal penutupan sementara.

"Penerbangan dialihkan ke Balikpapan (divert) dikarenakan adanya pengerjaan taxiway. Seluruh penumpang dalam proses penanganan Sesuai ketentuan yang berlaku," ungkap Dodi.

Diketahui, taxiway Bandara APT Pranoto Samarinda seluas 173x23 meter.

Sementara, luas runway 2.250x45 meter dan luas apron 300x123 meter.

Baca juga: Aparat Amankan 3 Mahasiswa dan 24 Pelajar yang Hendak Demo di Samarinda

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Regional
Bawa Sabu dan Senjata Api Rakitan, Pria di Bali Ditangkap

Bawa Sabu dan Senjata Api Rakitan, Pria di Bali Ditangkap

Regional
5 Fakta Kabut Asap Ekstrem di Palembang, Dirikan Rumah Singgah hingga 500 Sekolah Diliburkan

5 Fakta Kabut Asap Ekstrem di Palembang, Dirikan Rumah Singgah hingga 500 Sekolah Diliburkan

Regional
Sejak Berstatus Waspada, Letusan Gunung Merapi Terjadi Dua Kali

Sejak Berstatus Waspada, Letusan Gunung Merapi Terjadi Dua Kali

Regional
Risma Jadi Pembicara di Forum Unicef-PBB di Jerman, Ini yang Akan Disampaikan

Risma Jadi Pembicara di Forum Unicef-PBB di Jerman, Ini yang Akan Disampaikan

Regional
Keinginan Gibran Maju di Pilkada Solo Sudah Bulat

Keinginan Gibran Maju di Pilkada Solo Sudah Bulat

Regional
2 Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama pada Pagi Hari

2 Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama pada Pagi Hari

Regional
Dikunjungi Mendikbud, Ini Kondisi Pelajar Pengungsi Nduga di Keneyam

Dikunjungi Mendikbud, Ini Kondisi Pelajar Pengungsi Nduga di Keneyam

Regional
Berbagai Modus Perdagangan Manusia, dari Pengantin Pesanan hingga Pemberian Beasiswa

Berbagai Modus Perdagangan Manusia, dari Pengantin Pesanan hingga Pemberian Beasiswa

Regional
Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah

Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah

Regional
Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Regional
Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Regional
Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Regional
Batik 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Batik "Indonesia Raya" yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Regional
Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X