Bocah 6 Tahun Tewas Diduga Dianiaya Pasangan Sejenis, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Kompas.com - 03/10/2019, 12:58 WIB
Pelaku SA (23) yang diduga menganiaya bocah enam tahun hingga meninggal telah ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (1/10/2019). dok. Polsek Sanga-sanga Pelaku SA (23) yang diduga menganiaya bocah enam tahun hingga meninggal telah ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (1/10/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Polsek Sanga-sanga di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, masih menyelidiki kasus penganiayaan yang menyebabkan bocah 6 tahun meninggal dunia.

Diduga, bocah malang tersebut tewas setelah dianiaya oleh pasangan sesama perempuan. SA (23) dan MS (17).

Polisi telah menetapkan SA sebagai tersangka.

Adapun MS yang merupakan tante korban belum terbukti ikut menganiaya.

“Kami belum menemukan bukti keterlibatan tantenya (MS) ikut menyiksa. Masih ada pemeriksaan lanjutan,” ujar Kapolsek Sanga-sanga Iptu Muhammad Afnan saat dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: Aniaya Bocah Keponakan Pasangan Sejenisnya hingga Tewas, Ini Alasan Pelaku

Hingga saat ini belum ada bukti yang mengarah pada keterlibatan MS dalam kasus penyiksaan.

Namun, menurut polisi, penyiksaan tersebut diketahui oleh MS. Polisi menduga MS diancam SA agar tak melapor ke aparat maupun keluarga mengenai penganiayaan yang dilakukan.

“Kalau lapor diancam dibunuh, makanya MS takut,” kata Afnan.

Diketahui, MS dan SA adalah pasangan sesama jenis yang tinggal bersama bocah tersebut selama lima bulan sejak Juni 2019.

Mereka tinggal di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-sanga, Kalimantan Timur, sedangkan ibu korban tinggal dan bekerja di Balikpapan.


Orangtua bocah tersebut menitipkan anaknya ke MS yang merupakan tante korban atau adik dari ibu korban.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria yang Bawa Sabu Mengaku Beli Pistol Rakitan untuk Gaya-gayaan

Pria yang Bawa Sabu Mengaku Beli Pistol Rakitan untuk Gaya-gayaan

Regional
Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Regional
Bawa Sabu dan Senjata Api Rakitan, Pria di Bali Ditangkap

Bawa Sabu dan Senjata Api Rakitan, Pria di Bali Ditangkap

Regional
5 Fakta Kabut Asap Ekstrem di Palembang, Dirikan Rumah Singgah hingga 500 Sekolah Diliburkan

5 Fakta Kabut Asap Ekstrem di Palembang, Dirikan Rumah Singgah hingga 500 Sekolah Diliburkan

Regional
Sejak Berstatus Waspada, Letusan Gunung Merapi Terjadi Dua Kali

Sejak Berstatus Waspada, Letusan Gunung Merapi Terjadi Dua Kali

Regional
Risma Jadi Pembicara di Forum Unicef-PBB di Jerman, Ini yang Akan Disampaikan

Risma Jadi Pembicara di Forum Unicef-PBB di Jerman, Ini yang Akan Disampaikan

Regional
Keinginan Gibran Maju di Pilkada Solo Sudah Bulat

Keinginan Gibran Maju di Pilkada Solo Sudah Bulat

Regional
2 Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama pada Pagi Hari

2 Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama pada Pagi Hari

Regional
Dikunjungi Mendikbud, Ini Kondisi Pelajar Pengungsi Nduga di Keneyam

Dikunjungi Mendikbud, Ini Kondisi Pelajar Pengungsi Nduga di Keneyam

Regional
Berbagai Modus Perdagangan Manusia, dari Pengantin Pesanan hingga Pemberian Beasiswa

Berbagai Modus Perdagangan Manusia, dari Pengantin Pesanan hingga Pemberian Beasiswa

Regional
Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah

Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah

Regional
Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Regional
Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Regional
Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Regional
Batik 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Batik "Indonesia Raya" yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X