Korban Gempa Palu dan Bom Gereja Oikumene Samarinda Diprioritaskan Terima Beasiswa

Kompas.com - 02/10/2019, 20:45 WIB
Terlihat seorang wanita tengah melayani jamaah Mesjid Salman yang hendak menikmati hidangan rendang yang disediakan gerakan Satu Ton Rendang Untuk Palu. Setelah menikmati rendang para jamaah membayar seikhlasnya, nantinya uang para jamaah ini akan didonasikan untuk membantu korban gempa Palu. KOMPAS.com/AGIEPERMADITerlihat seorang wanita tengah melayani jamaah Mesjid Salman yang hendak menikmati hidangan rendang yang disediakan gerakan Satu Ton Rendang Untuk Palu. Setelah menikmati rendang para jamaah membayar seikhlasnya, nantinya uang para jamaah ini akan didonasikan untuk membantu korban gempa Palu.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Korban bencana Palu, Sulawesi Tengah, yang pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim) diprioritaskan menerima beasiswa tuntas Kaltim 2019 .

Begitu pula para korban bom Gereja Oikumene di Samarinda.

"Dua peristiwa itu kita khususkan untuk menerima beasiswa tuntas Kaltim tahun ini," ujar Ketua Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Iman Hidayat, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/10/2019).

Baca juga: Setahun Gempa Palu: Kami Yakin Anak Kami Pasti Kembali...


Iman mengatakan, bencana alam yang menghantam Palu pada (28/9/2018) lalu membuat banyak korban yang terdampak datang ke Kaltim, khususnya di Balikpapan.

Sebagian dari mereka melanjutkan pendidikan di Kaltim.

Meski begitu, Iman belum memastikan jumlah pendaftar beasiswa khusus korban bencana Palu.

Sedang, korban yang terdampak bom Gereja Oikumene di Samarinda pada (13/11/2016) pun mendapat kekhususan beasiswa Kaltim.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Regional
Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Regional
Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Regional
Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Regional
Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Regional
Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Regional
Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan 'Isi Tas' Minimal Rp 30 Miliar

Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan "Isi Tas" Minimal Rp 30 Miliar

Regional
Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Regional
Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Regional
Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Regional
Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Regional
Pemprov Jabar Janjikan Bentuk 746 BUMDes di Tahun 2020

Pemprov Jabar Janjikan Bentuk 746 BUMDes di Tahun 2020

Regional
Nenek Renta Ditemukan Tewas di Kaki Gunung Tampomas, Saksi: Medannya Curam, Bagaimana Korban Bisa Sampai Situ?

Nenek Renta Ditemukan Tewas di Kaki Gunung Tampomas, Saksi: Medannya Curam, Bagaimana Korban Bisa Sampai Situ?

Regional
Kisah Cinta Sejati, Nenek Tidur di Pangkuan Kakek di Kereta dan Viral

Kisah Cinta Sejati, Nenek Tidur di Pangkuan Kakek di Kereta dan Viral

Regional
Ikuti Petunjuk Google Maps, Dump Truck Ini Justru Buat Jembatan Rusak

Ikuti Petunjuk Google Maps, Dump Truck Ini Justru Buat Jembatan Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X