Pergub Kawasan Non-Komersial Ibu Kota Negara Tunggu Penentuan Titik Koordinat

Kompas.com - 10/09/2019, 10:11 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancarai awak media di kediamannya, Sungai Kunjang Samarinda. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancarai awak media di kediamannya, Sungai Kunjang Samarinda.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor sudah menyiapkan draf peraturan gubernur (Pergub) untuk kawasan khusus non-komersial di lokasi ibu kota negara.

Pergub ini mengamankan kawasan khusus seluas 250.000 hektar di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pascaditetapkan Presiden Jokowi jadi ibu kota negara menggantikan Jakarta.

Lahan tersebut nantinya tak bisa diperjualbelikan oleh siapapun. Isran telah berkoordinasi dengan Bappenas menunggu titik koordinat dari ibu kota.

"Setelah penentuan titik koordinat baru saya teken. Draf pergub sudah siap," kata Isran di Samarinda, Senin (9/9/2019).

Baca juga: Ibu Kota Baru Dikritik Ridwan Kamil Terlalu Luas, Ini Komentar Gubernur Kaltim

Isran mengatakan, fungsi pergub tidak jadi pedoman pembangunan ibu kota negara. Tapi, mengamankan lahan tersebut dari serbuan para spekulan.

"Pergub hanya mengamankan kawasan saja bahwa kawasan tersebut tak bisa diperjualbelikan," kata Isran.

Dengan begitu orang tak bisa mengincar tanah di lokasi ibu kota karena lahan tersebut milik negara.

Isran justru menantang para spekulan tanah untuk membeli tanah di sekitar ibu kota negara jika ingin rugi.

"Silakan beli kalau mau rugi, silakan," kata Isran.

Baca juga: Ibu Kota Bakal Pindah ke Kaltim, Para Wali Kota Minta 2 Hal Ini ke Jokowi

Dijelaskannya, tahun depan pemerintah pusat dan daerah masih menyiapkan payung hukum seputar pembangunan ibu kota.

Setelah itu baru dilanjutkan dengan kajian teknis mengenai pembangunan.

Mulai dari rancangan pembangunan infrastruktur, akses jalan hingga sarana pendukung lainnya. Pemindahan ibu kota direncanakan pada 2024.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Pasangan yang Tertangkap Bercumbu Dicambuk di Taman Kota

Tiga Pasangan yang Tertangkap Bercumbu Dicambuk di Taman Kota

Regional
Ibu Bayi 14 Bulan Janji Tak Akan Lagi Berikan Anaknya 5 Gelas Kopi Sehari

Ibu Bayi 14 Bulan Janji Tak Akan Lagi Berikan Anaknya 5 Gelas Kopi Sehari

Regional
Ini Pesan dan Foto yang Dikirim TKW Lily ke Keluarga Sebelum Meninggal

Ini Pesan dan Foto yang Dikirim TKW Lily ke Keluarga Sebelum Meninggal

Regional
Fakta Terkini Gempa Tuban, Warga Lombok Panik hingga Penjelasan BMKG

Fakta Terkini Gempa Tuban, Warga Lombok Panik hingga Penjelasan BMKG

Regional
Fakta Baru Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua, 2 Kali Pencarian hingga Belum Ditemukan

Fakta Baru Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua, 2 Kali Pencarian hingga Belum Ditemukan

Regional
Sumur Minyak Era Belanda Mendadak Semburkan Lumpur

Sumur Minyak Era Belanda Mendadak Semburkan Lumpur

Regional
Hiu Paus yang Terjebak di Kanal PLTU Dievakuasi, Selamat, dan Sehat

Hiu Paus yang Terjebak di Kanal PLTU Dievakuasi, Selamat, dan Sehat

Regional
Setiap Kamis Pahing, Sivitas Akademika FK UGM Gunakan Pakaian Tradisional Jawa

Setiap Kamis Pahing, Sivitas Akademika FK UGM Gunakan Pakaian Tradisional Jawa

Regional
Ini Penjelasan Gempa Tuban Terasa hingga Denpasar

Ini Penjelasan Gempa Tuban Terasa hingga Denpasar

Regional
Melirik Hobi Manuskrip Kuno, Menjaga Warisan, Melawan Mitos Kualat

Melirik Hobi Manuskrip Kuno, Menjaga Warisan, Melawan Mitos Kualat

Regional
Banyak Kejanggalan, Keluarga Menduga TKW Lily Dibunuh, Organ Tubuh Diambil

Banyak Kejanggalan, Keluarga Menduga TKW Lily Dibunuh, Organ Tubuh Diambil

Regional
Gempa Tuban Dirasakan hingga Yogyakarta, Guncangan Tak Besar

Gempa Tuban Dirasakan hingga Yogyakarta, Guncangan Tak Besar

Regional
Udara Palembang di Level Tidak Sehat, Dinkes Sumsel Belum Sediakan Safe House

Udara Palembang di Level Tidak Sehat, Dinkes Sumsel Belum Sediakan Safe House

Regional
Kebakaran di Pulau Enggano, 150 Kepala Keluarga Kehilangan Pekerjaan

Kebakaran di Pulau Enggano, 150 Kepala Keluarga Kehilangan Pekerjaan

Regional
Terungkap, 20 Anak Dijadikan Pengemis, Malam Hari Disuruh Minta-minta di Jalan

Terungkap, 20 Anak Dijadikan Pengemis, Malam Hari Disuruh Minta-minta di Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X