17 Titik Api Ditemukan di Wilayah Calon Ibu Kota Baru

Kompas.com - 30/08/2019, 16:56 WIB
Kawasan hutan Bukit Soeharto, kilometer 50, Jl Poros Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (1/7/2018). TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMANKawasan hutan Bukit Soeharto, kilometer 50, Jl Poros Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (1/7/2018).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Dinas Kehutanan Kalimantan Timur mencatat sejak Rabu  (28/8/2019) hingga Kamis (29/8/2019), ditemukan empat titik api di Kabupaten Berau, Kutai Kertanegara dan Kutai Timur.

Kemudian pada Jumat (30/8/2019) bertambah menjadi 17 titik yang tersebar di Kabupaten Berau, Kutai Barat, Kutai Kertanegara, Kutai Timur dan Kabupaten Paser.

Baca juga: Terpilih Jadi Ibu Kota Negara, Ini Tanggapan Ketua DPRD Kutai Kartanegara

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kaltim Sugeng Priyanto mengatakan, laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) , pada Agustus tahun ini jadi puncak musim panas.

Hasil identifikasi BPBD Kaltim pada semester pertama 2019 atau periode Januari-Juni, tercatat ada 215 karhutla. Jumlah ini termasuk kebakaran permukiman warga.

Sugeng mengatakan, pemicu kebakaran hutan lebih didominasi ulah manusia membakar lahan, buang puntung rokok dan lainnya.

"Tapi biar bagaimanapun kita selalu berupaya mengendalikan titik api agar nggak menjalar," ungkap dia, Jumat (30/8/2019).

Dua titik api juga ditemukan di Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Pasangan yang Tertangkap Bercumbu Dicambuk di Taman Kota

Tiga Pasangan yang Tertangkap Bercumbu Dicambuk di Taman Kota

Regional
Ibu Bayi 14 Bulan Janji Tak Akan Lagi Berikan Anaknya 5 Gelas Kopi Sehari

Ibu Bayi 14 Bulan Janji Tak Akan Lagi Berikan Anaknya 5 Gelas Kopi Sehari

Regional
Ini Pesan dan Foto yang Dikirim TKW Lily ke Keluarga Sebelum Meninggal

Ini Pesan dan Foto yang Dikirim TKW Lily ke Keluarga Sebelum Meninggal

Regional
Fakta Terkini Gempa Tuban, Warga Lombok Panik hingga Penjelasan BMKG

Fakta Terkini Gempa Tuban, Warga Lombok Panik hingga Penjelasan BMKG

Regional
Fakta Baru Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua, 2 Kali Pencarian hingga Belum Ditemukan

Fakta Baru Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua, 2 Kali Pencarian hingga Belum Ditemukan

Regional
Sumur Minyak Era Belanda Mendadak Semburkan Lumpur

Sumur Minyak Era Belanda Mendadak Semburkan Lumpur

Regional
Hiu Paus yang Terjebak di Kanal PLTU Dievakuasi, Selamat, dan Sehat

Hiu Paus yang Terjebak di Kanal PLTU Dievakuasi, Selamat, dan Sehat

Regional
Setiap Kamis Pahing, Sivitas Akademika FK UGM Gunakan Pakaian Tradisional Jawa

Setiap Kamis Pahing, Sivitas Akademika FK UGM Gunakan Pakaian Tradisional Jawa

Regional
Ini Penjelasan Gempa Tuban Terasa hingga Denpasar

Ini Penjelasan Gempa Tuban Terasa hingga Denpasar

Regional
Melirik Hobi Manuskrip Kuno, Menjaga Warisan, Melawan Mitos Kualat

Melirik Hobi Manuskrip Kuno, Menjaga Warisan, Melawan Mitos Kualat

Regional
Banyak Kejanggalan, Keluarga Menduga TKW Lily Dibunuh, Organ Tubuh Diambil

Banyak Kejanggalan, Keluarga Menduga TKW Lily Dibunuh, Organ Tubuh Diambil

Regional
Gempa Tuban Dirasakan hingga Yogyakarta, Guncangan Tak Besar

Gempa Tuban Dirasakan hingga Yogyakarta, Guncangan Tak Besar

Regional
Udara Palembang di Level Tidak Sehat, Dinkes Sumsel Belum Sediakan Safe House

Udara Palembang di Level Tidak Sehat, Dinkes Sumsel Belum Sediakan Safe House

Regional
Kebakaran di Pulau Enggano, 150 Kepala Keluarga Kehilangan Pekerjaan

Kebakaran di Pulau Enggano, 150 Kepala Keluarga Kehilangan Pekerjaan

Regional
Terungkap, 20 Anak Dijadikan Pengemis, Malam Hari Disuruh Minta-minta di Jalan

Terungkap, 20 Anak Dijadikan Pengemis, Malam Hari Disuruh Minta-minta di Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X