Mendagri Tegur Gubernur Kaltim karena Hal Ini

Kompas.com - 14/08/2019, 14:13 WIB
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan wakilnya, Hadi Mulyadi usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/10/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinGubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan wakilnya, Hadi Mulyadi usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/10/2018).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mendapat surat teguran dari Mendagri Tjahjo Kumolo karena belum menugaskan Abdullah Sani sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim defenitif.

Meski Sani telah dilantik Tjahjo pada Selasa (16/7/2019) di Jakarta. Gubernur Kaltim enggan merestui pelantikan Sani. Sejak dilantik hingga kini Sani belum berkantor sebagai sekprov Kaltim.

Teguran itu dibenarkan Kapuspen Kemendagri Bahtiar saat dikonfirmasi, Rabu (14/8/2019).

"Iya benar. Saya sudah cek Dirjen Otda yang proses surat itu," kata Bahtiar melalui pesan WhatsApp, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Gubernur Kaltim: Feeling Saya, Ibu Kota Baru ya di Kalimantan...

Surat bernomor 821/7672/SJ tertanggal 9 Agustus 2019 ihwal teguran itu ditujukan kepada Isran Noor. Isran diminta memfungsikan Abdullah Sani sebagai sekprov Kaltim.

Lewat surat Isran diingatkan bahwa pelaksanaan tugas secara atribut jadi kewenangan sekprov tidak dapat diwakilkan oleh pejabat lain.

Kecuali sekprov berhalangan melaksanakan tugas dengan kondisi sebagaimana ketentuan pasal 214 ayat 5 UU Nomor 23/2014 tentang pemerintahan daerah junto Perpres 3/2018 tentang pejabat sekretaris daerah.

Berkaitan dengan kewenangan itu jika keputusan ataupun tindakan dalam lingkup kewenangan daerah dinyatakan tidak sah apabila dibuat pejabat lain selain Sekprov Kaltim. Karena berimplikasi terhadap pelanggaran UU 30/2014 tentang Administrasi Pemerintah.

Pantauan Kompas.com hingga Rabu (14/8/2019), ruang kerja sekprov di Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada Samarinda belum ditempati.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Tinggalkan Surat Wasiat, Siswa SMP yang Tewas Gantung Diri Minta Jenazahnya Dikuburkan Tanpa Peti

Regional
Bawa Sabu dan Senjata Api Rakitan, Pria di Bali Ditangkap

Bawa Sabu dan Senjata Api Rakitan, Pria di Bali Ditangkap

Regional
5 Fakta Kabut Asap Ekstrem di Palembang, Dirikan Rumah Singgah hingga 500 Sekolah Diliburkan

5 Fakta Kabut Asap Ekstrem di Palembang, Dirikan Rumah Singgah hingga 500 Sekolah Diliburkan

Regional
Sejak Berstatus Waspada, Letusan Gunung Merapi Terjadi Dua Kali

Sejak Berstatus Waspada, Letusan Gunung Merapi Terjadi Dua Kali

Regional
Risma Jadi Pembicara di Forum Unicef-PBB di Jerman, Ini yang Akan Disampaikan

Risma Jadi Pembicara di Forum Unicef-PBB di Jerman, Ini yang Akan Disampaikan

Regional
Keinginan Gibran Maju di Pilkada Solo Sudah Bulat

Keinginan Gibran Maju di Pilkada Solo Sudah Bulat

Regional
2 Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama pada Pagi Hari

2 Terduga Teroris di Lampung Sering Pergi Bersama pada Pagi Hari

Regional
Dikunjungi Mendikbud, Ini Kondisi Pelajar Pengungsi Nduga di Keneyam

Dikunjungi Mendikbud, Ini Kondisi Pelajar Pengungsi Nduga di Keneyam

Regional
Berbagai Modus Perdagangan Manusia, dari Pengantin Pesanan hingga Pemberian Beasiswa

Berbagai Modus Perdagangan Manusia, dari Pengantin Pesanan hingga Pemberian Beasiswa

Regional
Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah

Warisan Benda Purbakala Bikin Cirebon Berpotensi Jadi Kota Wisata Sejarah

Regional
Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Regional
Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Regional
Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Regional
Batik 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Batik "Indonesia Raya" yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Regional
Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X