Ini Keunggulan Kaltim hingga Layak Jadi Ibu Kota Negara Dibanding Daerah Lain

Kompas.com - 31/07/2019, 08:45 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi saat diwawancari terkait Ibu Kota baru. handoutWakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi saat diwawancari terkait Ibu Kota baru.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi berharap Kaltim terpilih sebagai Ibu Kota Negara yang baru.

Menurutnya, Kaltim memiliki banyak keunggulan.

Salah satunya karena aspek sosial budaya. Hadi mengatakan, di Kaltim tidak pernah terjadi konflik sosial yang masif. Padahal, masyarakat Kaltim heterogen, perpaduan semua suku dan agama berbaur secara alami.

Aspek geografis pun Kaltim terhindar dari bencana longsor, gempa bumi dan lainnya. Aspek infrastruktur pun nyaris memadai. Ada Jalan Tol Balikpapan- Samarinda, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan, Bandara APT Pranoto Samarinda, Pelabuhan Laut Semayang Balikpapan, Pelabuhan Barang Kariangau, Pelabuhan Peti Kemas Palaran Samarinda hingga sumber daya listrik yang memadai.


"Lokasi Bukit Soeharto yang ditunjuk sebagai Ibu Kota persis di tengah di antara Kota Samarinda dan Balikpapan. Jadi sangat strategis," ungkap Hadi, Selasa (30/7/2019).

Baca juga: Sekda Kalteng: Isu Pemindahan Ibu Kota Picu Pembakaran Lahan

Meski begitu, Hadi mengatakan penentuan itu ada di tangan Jokowi berdasarkan hasil kajian Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Hadi menuturkan, pernah menanyakan langsung kepada Jokowi perihal apa saja yang perlu disiapkan Kaltim soal Ibu Kota Negara, saat Kepala Negara berkunjung ke Bukit Soeharto, Selasa (7/5/2019). Namun, Jokowi hanya meminta menunggu kajian Bappenas baru diputuskan.

"Jadi, secara khusus kami tidak diminta menyiapkan apa-apa, hanya menunggu," katanya.

Baca juga: Apa Saja yang Harus Dibangun Bila Ibu Kota Pindah ke Kalimantan?

Menanggapi gerakan Pemprov Kalteng lebih masif melobi pemerintah pusat. Menurut Hadi, pemprov Kaltim tak perlu melakukan demikian. Karena penentuan lokasi pemindahan Ibu Kota Negara berdasarkan kajian.

"Jadi tidak sembarangan. Penentuan lokasi berdasarkan hasil kajian komprehensif. Percuma lobi-lobi," tutur dia.

Meski begitu beberapa kelompok masyarakat dan akademisi di Kaltim mulai memasifkan gerakan menjemput bola.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Regional
Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Regional
Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Regional
Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Regional
Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Regional
Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Regional
Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan 'Isi Tas' Minimal Rp 30 Miliar

Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan "Isi Tas" Minimal Rp 30 Miliar

Regional
Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Regional
Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Regional
Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Regional
Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Regional
Pemprov Jabar Janjikan Bentuk 746 BUMDes di Tahun 2020

Pemprov Jabar Janjikan Bentuk 746 BUMDes di Tahun 2020

Regional
Nenek Renta Ditemukan Tewas di Kaki Gunung Tampomas, Saksi: Medannya Curam, Bagaimana Korban Bisa Sampai Situ?

Nenek Renta Ditemukan Tewas di Kaki Gunung Tampomas, Saksi: Medannya Curam, Bagaimana Korban Bisa Sampai Situ?

Regional
Kisah Cinta Sejati, Nenek Tidur di Pangkuan Kakek di Kereta dan Viral

Kisah Cinta Sejati, Nenek Tidur di Pangkuan Kakek di Kereta dan Viral

Regional
Ikuti Petunjuk Google Maps, Dump Truck Ini Justru Buat Jembatan Rusak

Ikuti Petunjuk Google Maps, Dump Truck Ini Justru Buat Jembatan Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X