Lubang Bekas Tambang Batu Bara Makan Korban, Siswa SD Tewas Tenggelam

Kompas.com - 24/06/2019, 12:15 WIB
Kolam yang diduga bekas lubang tambang batu bara tempat bocah tenggelam di Jalan Saka kawasan RT 16 Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Sabtu (23/6/2019). 

Tribunkaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo Kolam yang diduga bekas lubang tambang batu bara tempat bocah tenggelam di Jalan Saka kawasan RT 16 Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, Sabtu (23/6/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com- Lubang bekas galian tambang di Samarinda, Kalimantan Timur, kembali memakan korban.

Ahmad Setiawan (10), warga Jalan P Suryanata, Gang H Saka, RT 16, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu ditemukan tidak bernyawa di salah satu lubang tambang batu bara yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah korban.

Dari informasi yang dihimpun, murid kelas 4 SD itu menuju lubang bekas galian tambang bersama teman-temannya usai pulang mengaji.

Baca juga: Rawan Longsor, Tambang Batu Bara Ilegal di Muara Enim Ditutup

Korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 13.30 Wita, Sabtu (22/6/2019) siang.

Menjelang sore, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Hal itu membuat keluarga, terutama nenek korban panik dan mengira cucu pertamanya hilang.

Sementara, teman-teman korban enggan menceritakan di mana keberadaan korban karena takut.

Setelah mencari-cari, akhirnya nenek korban menemukan sandal dan baju korban di pinggir lubang bekas galian tambang yang disebut warga sekitar sebagai danau.

"Neneknya yang temukan sandal dan baju korban di dekat danau. Lalu neneknya kembali ke permukiman, mengabari warga lainnya," ucap Heri Isnanto (32), warga sekitar, Sabtu (22/6/2019) seperti ditulis tribunkaltim.   Baca juga: Tercemar Tambang Batu Bara, Pantai di Aceh Barat Sepi Pengunjung

Setelah itu, warga sekitar langsung melakukan pencarian di sekitar lubang tambang.

Bahkan, beberapa warga tampak langsung menceburkan diri ke lubang tambang untuk mencari korban.

Belum lama dilakukan pencarian di dalam lubang tambang, salah satu warga menginjak tubuh Korban, yang langsung diangkat ke darat.

"Baru turun ke danau, ada yang terinjak tubuh korban. Ditemukan satu meteran dari bibir danau," tambahnya.

Korban pun ditemukan setelah magrib, dan langsung dilarikan ke RS SMC, Jalan Kadrie Oening.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorKhairina
Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X