Cerita Suami Istri Driver Gojek yang jadi Korban Banjir Samarinda

Kompas.com - 21/06/2019, 20:12 WIB
Gojek Samarinda bantu kebutuhan pokok 100 Mitra Driver yang jadi korban banjir Samarinda, Kaltim. banjir ini berlangsung sejak 8 Juni 2019. Dok. GojekGojek Samarinda bantu kebutuhan pokok 100 Mitra Driver yang jadi korban banjir Samarinda, Kaltim. banjir ini berlangsung sejak 8 Juni 2019.

KOMPAS.com - Banjir yang mulai menggenangi kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dari 8 Juni lalu telah menyebabkan sejumlah rumah terendam banjir, hingga saluran komunikasi serta transportasi terputus.

Wilayah terparah yang terdampak berada di lima kecamatan yaitu kecamatan Samarinda Ulu, Kecamatan Samarinda Utara, Kecamatan Sungai Pinang, Kecamatan Samarinda Ilir, dan Kecamatan Sungai Kunjang.

Hingga Kamis (20/6/019) data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda mencatat lebih dari 56.000 warga menjadi korban banjir.

Baca juga: Samarinda Bagaikan Kantong Air...

Ada cerita menarik saat kejadian banjir berlangsung. Cerita tersebut datang dari sebuah keluarga yang terdiri dari suami-istri dan kakak ipar yang memiliki profesi yang sama sebagai Driver Gojek.

Suami istri tersebut yakni Fajri (34) dan Ayu (30). Kepada pihak Gojek Samarinda, keduanya menceritakan kondisi rumahnya saat diterjang banjir.

"Air sudah mulai masuk kedalam rumah sejak pukul 4 dini hari," kata Fajri, melalui rilis Gojek Samarinda, Jumat (21/6/2019). Ketinggian air semakin tinggi hingga pukul 10.00 waktu setempat.

Fajri kemudian melaporkan kejadian banjir tersebut ke grup WhatsApp mitra driver Gojek lainnya. Sehingga tak lama berselang, sejumlah petugas dan teman-teman sesama mitra driver Gojek mengevakuasinya.

"Awalnya mau tetap tinggal dirumah namun korwil menyarankan untuk di evakuasi sementara ke hotel terdekat agar bisa tetap memantau rumah," lanjut Fajri.

Baca juga: Banjir Samarinda Mulai Surut Setelah 5 Hari Berlalu

Anandita Danaatmadja selaku VP Regional Indonesia Bagian Timur Gojek mengungkapkan tercatat lebih dari 100 mitra terdampak banjir di Samarinda dan mengalami kerugian material.

"Untuk membantu meringankan beban, GOJEK melalui GOJEK peduli menyalurkan bahan kebutuhan pokok yang utama untuk kebutuhan dasar dan mendesak," katanya.

Bantuan tersebut antara lain beras, selimut, handuk, air mineral, mie instan, kornet, minyak , gula dan cairan pembersih rumah.

Baca juga: Banjir Samarinda Belum Surut, Pesawat Terpaksa Mendarat di Balikpapan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Regional
Batik 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Batik "Indonesia Raya" yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Regional
Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Regional
Kolom Letusan Gunung Merapi 3.000 Meter, Penerbangan Masih Aman

Kolom Letusan Gunung Merapi 3.000 Meter, Penerbangan Masih Aman

Regional
 Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan ke Polisi: Ini Kasus Hukum Pertama di TNI Terkait UU ITE

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan ke Polisi: Ini Kasus Hukum Pertama di TNI Terkait UU ITE

Regional
Sempat Meletus, Begini Kondisi Gunung Merapi Saat Ini

Sempat Meletus, Begini Kondisi Gunung Merapi Saat Ini

Regional
Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Terserang Virus Hog Cholera

Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Terserang Virus Hog Cholera

Regional
Wanita Tewas di Hotel Dibunuh karena Menolak Berhubungan Badan Lebih Lama

Wanita Tewas di Hotel Dibunuh karena Menolak Berhubungan Badan Lebih Lama

Regional
Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Regional
Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Regional
Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Regional
Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Regional
Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X