Banjir Samarinda Mulai Surut Setelah 5 Hari Berlalu

Kompas.com - 14/06/2019, 17:19 WIB
Kendaraan bermotor milik warga diangkut menggunakan perahu akibat banjir yang menutup Jalan Ahmad Yani, Samarinda, Senin (10/6/2019). TRIBUNKALTIM.CO/FACHMI RACHMANKendaraan bermotor milik warga diangkut menggunakan perahu akibat banjir yang menutup Jalan Ahmad Yani, Samarinda, Senin (10/6/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Sudah lima hari berlalu, banjir yang melanda Samarinda, Kalimantan Timur, hingga Jumat (14/6/2019), perlahan mulai surut di sejumlah titik.

Sudah terjadi penurunan tinggi air di hampir semua wilayah sejak banjir melanda pada Minggu (9/5/2019).

"Terjadi penurunan air di semua wilayah yang sempat terdampak banjir cukup parah. Tadi beberapa warga sudah mulai membersihkan rumahnya dari lumpur dan bercak air yang membekas," ungkap Dandim 0901/Samarinda, Letkol Inf M Bahrodin, Jumat.

Baca juga: Ingin Selamatkan Kakek, Nenek, dan Adik yang Kelaparan, Gadis Ini Nekat Terobos Banjir Samarinda

Dandim bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto dan Pangdam VI/Mulawarman Meyjen TNI Subiyanto berkeliling mengunjungi sejumlah posko, seperti posko yang berada di Gedung PKK Pemkot Samarinda di Kecamatan Samarinda Ulu, Bengkuring, Sempaja Utara, serta ke sejumlah rumah warga yang sudah mulai ditinggali.

Sejumlah anggota TNI dan polisi akan dikerahkan untuk membantu warga dalam proses pemulihan pasca-banjir.

"Untuk para korban yang tidak lagi terkena banjir, TNI-Polri siap membantu melakukan pembersihan, tak terkecuali korban yang saat ini masih terdampak. Setelah air benar-benar surut dan kering, akan tetap kami bantu menetralisir kawasan dari banjir," ucapnya.

Baca juga: Banjir Samarinda Belum Surut, Pesawat Terpaksa Mendarat di Balikpapan

Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto juga mengatakan pelaksanaan bantuan pembersihan kawasan pasca-banjir akan diatur oleh Dandim dan Kapolresta Samarinda yang dibantu oleh seluruh pihak, termasuk Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim.

"Iya nanti pelaksanaannya akan koordinasikan oleh Dandim dan Kapolres, serta Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim. Harapannya, semoga secepatnya surut dan warga bisa kembali beraktivitas seperti sediakala," ungkap Priyo.

 

Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Samarinda Ibarat Kantong Air, Semua Saluran Tersumbat, Surut pun Lama Akhirnya Rumah Warga Tergenang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Regional
Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Mahasiswa Universitas Brawijaya soal Kantin CL: Nyaman dan Teduh

Regional
Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Regional
Batik 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Batik "Indonesia Raya" yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Regional
Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Regional
Kolom Letusan Gunung Merapi 3.000 Meter, Penerbangan Masih Aman

Kolom Letusan Gunung Merapi 3.000 Meter, Penerbangan Masih Aman

Regional
 Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan ke Polisi: Ini Kasus Hukum Pertama di TNI Terkait UU ITE

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan ke Polisi: Ini Kasus Hukum Pertama di TNI Terkait UU ITE

Regional
Sempat Meletus, Begini Kondisi Gunung Merapi Saat Ini

Sempat Meletus, Begini Kondisi Gunung Merapi Saat Ini

Regional
Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Terserang Virus Hog Cholera

Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Terserang Virus Hog Cholera

Regional
Wanita Tewas di Hotel Dibunuh karena Menolak Berhubungan Badan Lebih Lama

Wanita Tewas di Hotel Dibunuh karena Menolak Berhubungan Badan Lebih Lama

Regional
Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Regional
Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Regional
Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X