Kebakaran Hanguskan 7 Rumah di Samarinda

Kompas.com - 04/03/2019, 18:28 WIB
Peristiwa kebakaran melanda kawasan padat di Samarinda, Senin (4/3/2019). Kompas.com / Relawan PemadamPeristiwa kebakaran melanda kawasan padat di Samarinda, Senin (4/3/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Peristiwa kebakaran melanda Perum Pondok Karya Lestari (PKL), Blok B, RT 12, Sei Kapih, Kelurahan Sambutan, Kota  Samarinda, Senin (4/3/2019) sekitar pukul 08.00 Wita. Tujuh rumah ludes terbakar.

Musibah tersebut terjadi diduga karena korsleting.

Ketua RT 12, Geger menjelaskan, sebagian bangunan ada yang terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan melalap bangunan lainnya.

"Kejadiannya cepat sekali karena pagi tadi warga juga baru memulai aktivitas. Mulanya ada asap lalu api muncul dan membesar," katanya.

Sekitar satu jam berkobar, api lantas dapat dipadamkan. Beberapa mobil pemadam langsung diterjunkan.

Baca juga: 2 Hektare Lahan di Aceh Terbakar, Diduga karena Puntung Rokok

 

Meski lokasi kejadian merupakan padat penduduk, namun masih dapat dijangkau oleh petugas pemadam kebakaran dengan cepat.

Sunardi, salah seorang petugas kebakaran menyebut, angin yang deras membuat api menyambar beberapa bangunan lain di sekitar kejadian.

Sedikitnya 3 rumah tunggal dan 4 rumah petak ludes terbakar. Sebanyak 28 jiwa dari 7 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

"Api cepat menyambar karena angin juga deras," sebutnya.

Baca juga: Ratusan Hektar Kebun Karet Terbakar, Petani Mengadu ke Wagub Riau

 

Saat ini petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Kabut Asap Kian Tebal, Dinas Pendidikan Ogan Ilir Kembali Liburkan Siswa

Regional
Batik 'Indonesia Raya' yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Batik "Indonesia Raya" yang Dipakai Gibran Akan Diproduksi Massal di Pilkada Solo

Regional
Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Terungkapnya Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel Omega

Regional
Kolom Letusan Gunung Merapi 3.000 Meter, Penerbangan Masih Aman

Kolom Letusan Gunung Merapi 3.000 Meter, Penerbangan Masih Aman

Regional
 Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan ke Polisi: Ini Kasus Hukum Pertama di TNI Terkait UU ITE

Istri Mantan Dandim Kendari Resmi Dilaporkan ke Polisi: Ini Kasus Hukum Pertama di TNI Terkait UU ITE

Regional
Sempat Meletus, Begini Kondisi Gunung Merapi Saat Ini

Sempat Meletus, Begini Kondisi Gunung Merapi Saat Ini

Regional
Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Terserang Virus Hog Cholera

Puluhan Babi di Tapanuli Utara Mati Terserang Virus Hog Cholera

Regional
Wanita Tewas di Hotel Dibunuh karena Menolak Berhubungan Badan Lebih Lama

Wanita Tewas di Hotel Dibunuh karena Menolak Berhubungan Badan Lebih Lama

Regional
Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Siap-siap, Sebentar Lagi Semarang Akan Miliki Trem

Regional
Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Wanita Tewas di Kamar Hotel Omega Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Regional
Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, bagi Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Regional
Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Regional
Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X